Tuesday, June 9, 2026
HomeDAERAHTOMOHONTomohon Dikunjungi Mendikdasmen, Caroll: Ini Kebanggaan Masyarakat

Tomohon Dikunjungi Mendikdasmen, Caroll: Ini Kebanggaan Masyarakat

Penulis: Hendra Mokorowu

Tomohon, inatara.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu’ti melakukan kunjungan kerja di kota Tomohon. Menteri disambut Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota, Sendy Rumajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Katolik Stella Maris Tomohon, Rabu (22/4). Kunjungan ini dirangkaikan dengan pelaksanaan senam anak Indonesia hebat.

​Dalam sambutannya, Caroll menuturkan, ini merupakan kebanggaan masyarakat Tomohon atas kunjungan Mendikdasmen ini. Mengingat, Tomohon dikenal sebagai Kota Pendidikan di Sulawesi Utara. Kesempatan ini, Caroll menegaskan soal ​dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon terhadap kebijakan nasional.

“Pemerintah Kota Tomohon berkomitmen penuh mendukung program pemerintah pusat,” tegas Caroll di hadapan Mendikdasmen.

​Adapun bentuk dukungan dimaksud, misalnya pelaksanaan wajib belajar 13 tahun. Penerapan deep learning (pembelajaran mendalam) untuk pendidikan bermutu. ​Peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan manajemen sekolah. ​Dukungan terhadap asesmen nasional, digitalisasi sekolah serta optimalisasi dana BOS dan PIP. ​Visi pendidikan mengusung slogan “Hidup Rukun Sama Teman”, sebagai landasan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, damai dan bebas dari perundungan dengan menekankan empati serta karakter kemanusiaan.

“Pemerintah Kota Tomohon berharap dukungan pusat terus berlanjut. Bahkan jika memungkinkan, menambah kuantitas satuan penerima bantuan di Tomohon,” sebut Caroll.

Sementara, Mendikdasmen menyampaikan rasa bahagia dapat bertemu langsung dengan para pelajar di kota Tomohon. Ia menegaskan, para siswa merupakan generasi emas Indonesia menuju tahun 2045.

“Saya melihat generasi masa depan Indonesia ada di hadapan saya. Kalian adalah anak-anak hebat yang akan membawa Indonesia menjadi negara maju, makmur dan bermartabat,” tutur Abdul.

Mendagri juga mengajak para siswa untuk menerapkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. Adalah bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, tidur cepat. Ia juga mengajak untuk hidup rukun, menjauhi perundungan, membiasakan pola hidup sehat dan bergizi. Menjaga kebersihan lingkungan, rajin belajar, hidup disiplin serta menghormati orang tua dan guru.

“Tidak kalah penting, membangun budaya hidup sehat secara jasmani, rohani dan sosial. Bahkan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, bersih dan indah, sejalan dengan semangat budaya ASRI (aman. sehat, resik, indah),” tandasnya.

Kegiatan ini dihadiri ​Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani, ​Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal/Informal, Gogot Suharwoto, ​Direktur SMP, Maulani Hapsari, ​Kepala BPMP Sulut, Febry Dien, Kepala Balai Guru Penggerak Sulut, Arianto Batara, ​Kepala Balai Bahasa Sulut, Januar Pribadi, ​Kepala Dinas Pendidikan Sulut, Femmy Suluh, ​Kepala Dinas Pendidikan Daerah Tomohon, Juliana Karwur.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Tuesday, June 9, 2026
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments