Penulis: Hendra Mokorowu
Tomohon, inatara.com — Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., membuka kehiatan lomba bertutur bagi siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar (SD). Pembukaan ini dilaksanakan di Anugerah Hall Tomohon. Selasa, (21/7). Rumajar mengatakan, membaca merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam proses pendidikan dan pembentukan karakter anak.
“Membaca juga disebut sebagai gerbang peradaban, karena negara dengan tingkat kegemaran membaca yang tinggi cenderung memiliki peradaban lebih maju. Sebab itu, Indonesia, termasuk kota Tomohon, terus berupaya membangun masyarakat yang gemar membaca,” ungkap Rimajar.
Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, minat baca anak perlu terus ditumbuhkan melalui berbagai kegiatan menarik, kreatif dan edukatif. Salah satu upaya Pemerintah Kota Tomohon untuk menumbuhkan budaya gemar membaca sejak dini adalah melalui penyelenggaraan lomba bertutur. Lomba ini menjadi sarana efektif untuk mengenalkan dan melestarikan cerita rakyat, legenda daerah serta nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda.
“Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah terus berupaya mendorong budaya baca, meningkatkan kemampuan literasi anak sejak usia dini. Ini sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan literasi nasional. Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kecintaan peserta didik terhadap budaya daerah sehingga lahir generasi yang cerdas, kreatif dan berkarakter,” ujar Rumajar.
Kepada seluruh peserta lomba, dirinya berpesan agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, percaya diri dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia mengajak para peserta menjadikan ajang ini sebagai kesempatan untuk belajar, mengembangkan kemampuan bertutur, memperluas wawasan melalui membaca serta menunjukkan bakat dan kreativitas yang dimiliki.
“Menang atau belum menjadi juara bukanlah tujuan utama. Setiap pengalaman yang diperoleh dalam perlombaan ini merupakan bekal yang sangat berharga untuk masa depan,” pesannya.
Rumajar mengajak seluruh masyarakat untuk terus mencintai buku, gemar membaca, serta melestarikan cerita rakyat dan budaya daerah sebagai bagian dari jati diri bangsa. Ia berharap melalui ajang ini akan lahir generasi muda kota Tomohon yang mampu menjadi duta literasi dan menginspirasi lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Tomohon, Julius Tumilantow, tim juri yang terdiri dari Sony Marsabess, S.Sos., M.I.P., Dr. Yunita Sumakul, M.Psi., serta Novia Ering, S.Pd., M.Pd., para kepala sekolah, guru pendamping.


