Sunday, May 31, 2026
HomeDUCAREGelar Jumat Curhat, Polsek Tutuyan Sasar Dunia Pendidikan

Gelar Jumat Curhat, Polsek Tutuyan Sasar Dunia Pendidikan

Penulis: Sunadio Djubair


Tutuyan – Bertempat di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tutuyan, kegiatan Jumat Curhat kembali digelar.

Agenda kali ini dilakukan Kepolisian Sektor (Polsek) Tutuyan guna mempererat silaturahmi serta menjaga komunikasi dengan para guru.

Dipimpin langsung Kapolsek Tutuyan Ipda Hasiberto, S.Sos., sasaran kegiatan Jumat Curhat yaitu guru-guru SMA Negeri 1 Tutuyan, serta siswa-siswi.

Beberapa keluhan pun dilontarkan salah satu guru, Fatma, S.Ag.
Dirinya meminta kepada Polsek Tutuyan agar bisa mengawasi para siswa yang sering keluar pada saat proses pembelajaran berlangsung.

“Apabilah memungkinkan adanya bantuan dari pihak kepolisian agar bisa bersama-sama mengawasi siswa-siswi SMA Negeri 1 Tutuyan khususnya yang sering keluar di waktu pelajaran berlangsung dengan tujuan bermain game PlayStation, agar pihak kepolisian dapat memantau keberadaan mereka untuk diberikan tindakan agar tidak bolos di jam-jam pelajaran,” tutur Fatma.

Hal ini langsung ditanggapi Kapolsek Tutuyan, Hasiberto, S.Sos. Kata dia, mereka akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Boltim untuk melakukan pelarangan kepada pemilik Game PlayStation.

“Kami dari polsek tutuyan akan koordinasi dengan Satpol-PP Kabupaten Boltim untuk melakukan pengalangan kepada pemilik PlayStation agar tidak menerima anak-anak yang akan main game di jam sekolah dan imbauan juga kepada siswa-siswa agar lebih giat belajar, karena masa depan bangsa ini ada di pundak para siswa, apadaya bilah generasi mudah kita sudah rusak dengan adanya pengaruh obat terlarang, narkoba, sajam dan pergaulan bebas lainnya,” kata Hasiberto, Jumat (17/2/2023).

Sementara itu, salah satu siswa Geral Tasel, pada kesempatan itu juga mempertanyakan terkait dengan oknum kepolisian yang melanggar aturan contohnya memakai knalpot racing dan tidak menggunakan helm.

“Bagaimana dengan adanya oknum Polisi yang melanggar peraturan berlalu lintas khususnya penggunaan knalpot racing dan tidak menggunakan helm saat berkendara,” ucap Tasel.

Menanggapi keluhan tersebut, Perwira satu Balok ini menegaskan siapa saja yang melanggar pasti akan diberikan sanksi seperti penundaan gaji berkala, sebab polisi tidak ada yang kebal hukum.

“Bahwa di dalam organisasi Kepolisian, ada bagian yang akan menangani oknum-oknum Polisi tersebut, yaitu bagian Propam, siapa saja yang melanggar pasti akan ditindak dan akan diberikan sanksi, bisa teguran tertulis, penundaan gaji berkala bahkan sampai tunda pangkat sesuai dengan pelanggarannya, jadi Polisi tidak ada yang kebal hukum, setiap oknum yang melanggar pasti ada sanksinya,” tegasnya.

Hadir dalam Jumat Curhat, Kapolsek Tutuyan IPDA Hasiberto, S.Sos., Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 1 Tutuyan Ramjito, S.Pd., M.M., Anggota Polsek Tutuyan Aipda Irwan Mokoginta, Brigpol Frenki A. Toding., Briptu Vandi Rumetor, Briptu Vicky Tamara, guru-guru SMA Negeri 1 Tutuyan serta siswa-siswi SMA Negeri 1 Tutuyan. (Young)

 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Sunday, May 31, 2026
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments