Penulis: Sunadio Djubair
Tutuyan – Saat menjadi pucuk pimpinan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), salah satu leading sektor Bupati Sam Sachrul Mamonto, S.Sos., MSi., adalah menjadikan Boltim sebagai destinasi wisata. Kini Kabupaten di ujung Timur Totabuan ini sudah dikenal kalayak umum.
Bukan hanya itu, Orang Nomor Satu Boltim ini terus mendorong potensi keragaman budaya untuk tujuan wisata.
“Salah satu leading sektor saya adalah ketika menjadi bupati kemarin yaitu menjadikan Bolaang Mongondow Timur sebagai destinasi wisata. Kita sudah memulai dari tahun kemarin. Saya begitu banyak memblow up, memperkenalkan tempat-tempat wisata kita. Nah sekarang saya akan mulai memperkenalkan budaya kita untuk tujuan wisata, karena ada beberapa daerah yang tidak subur kurang baik pertaniannya, tapi dia dikenal dengan budayanya. Lewat budaya kemudian menjadi desa wisata akhirnya meningkatkan perekonomian masyarakat. Dan nanti itu Insyaallah yang kita lakukan,” ujar Bupati Sachrul
pada acara Festival Budaya Bersih Desa Purworejo-Liberia yang di helat di Lapangan Arjuna Purworejo, Kecamatan Modayag, Minggu (19/6/2022).
“Perlahan-lahan itu yang kita lakukan di sini (Boltim,red), untuk memperkenalkan budaya. Budaya Mongondow, Budaya Jawa, Budaya Sanger, Budaya Gorontalo, bahkan Budaya Arab, Budaya Minahasa dan banyak lagi,” sambung bupati.
Pemegang ‘Mapatu’ Boltim ini menyebutkan bahwa untuk menyatukan budaya harus Saling mencintai, menghargai dan menyayangi. Motto ini yang harus dijaga.
“Bagaimana kita menyatukan itu, leluhur kita menyatukan itu hanya dengan satu kata, Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda-beda tetapi tetap satu. Saling mencintai, saling menghargai dan saling menyayangi. Itu yang menjadi motto dan itu kita jaga, Insyaallah kita semua yang menjaganya,” tandasnya. (Young)


