Penulis: Josua Wajong
Tomohon – Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) Pengurus Daerah (PD) Tomohon, sukses gelar kemah adat di perkebunan Kaisa’ut, Kelurahan Taratara, Kecamatan Tomohon Barat, Kamis 28 Februari – Minggu 1 Mei 2022.
Kegiatan ini diawali dengan pelatihan menulis sejarah, kemudian dilanjukan dengan pendidikan dasar BPAN.

Kepada Inatara.com, Belarmino Lapong, Ketua BPAN PD Tomohon menjelaskan,
tujuan dari kegiatan ini untuk mendorong para pemuda di kaki Gunung Lokon agar mempunyai kesadaran serta berkomitmen menjaga wilayah adat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kader pemuda adat yang mampu berpikir kritis, mampu mengadvokasi masyarakat adat di wilayah adatnya,” tutur Lapong.
“Serta mempunyai spirit masyarakat ada yang berpegang teguh pada akar tradisi dan nilai spritilual leluhur Minahasa,” sambungnya.
Diketahui, kemah adat ini melibatkan para kader pemuda adat di Tomohon. Terpantau, para peserta sangat antusias menikmati segala proses kegiatan.
Sejumlah pematari dengan kompetensi masing-masing, dihadirkan panitia pelaksana. Diantaranya, Denni Pinontoan (Penulis, Ketua Pusat Kajian Kebudayaan Indonesia Timur), Rikson Karundeng (Director Komunitas Penulis Mapatik), Lefrando Gosal (Penggerak AMAN Sulut), Kalfein Wuisan (Penggerak Pemuda Adat), Nedine H. Sulu (Wakil Ketua Dewan AMAN Nasional), Matulandi L. Supit (Pengacara Pembela Masyarakat Adat Nusantara), serta Omega Pantouw dan Filo Karundeng (Dewan Pemuda Adat Nusantara). (*)


