Saturday, April 25, 2026
HomeEKOBIS"Mulu-Mulu" Jadi Lagu Pilihan Program Aktif Kementerian Ekraf

“Mulu-Mulu” Jadi Lagu Pilihan Program Aktif Kementerian Ekraf

Penulis: Hendra Mokorowu

Manado, inatara.com — Lagu bertajuk “Mulu-Mulu” dirilis sebagai single dengan diawali peluncuran official video music untuk meramaikan blantika musik tanah air. Peluncuran dilakukan bertepatan dengan Hari Kartini, 21 April 2026. Lagu berbahasa Melayu Manado ini, dinyanyikan Angela Kaunang, seorang penyanyi belia, pendatang baru asal tanah Minahasa jebolan kontel Idola Sulawesi Utara (Sulut).

Mulu-Mulu ini merupakan lagu pilihan dari program akselerasi kreatif (Aktif) ekonomi kreatif (Ekraf) besutan Direktorat Musik Kementerian Ekraf. Bahkan berhasil mendapatkan hibah pembuatan video music. Fenomena musik daerah yang akhir-akhir ini menasional dan mendunia, jadi alasan adanya program Aktif ini. Ada pandangan, bahasa daerah tak lagi menjadi tembok penghalang untuk sebuah lagu bisa diterima pencinta musik nasional dan dunia. Fakta ini menjadi penanda, pelaku industri musik daerah tak bisa lagi dipandang sebelah mata. Baik terkait produk karya maupun industrinya.

“Lagu Mulu-Mulu ini mengangkat sisi sosial yang lumrah terjadi di mana pun, termasuk di Manado. Terbanyak, melibatkan Ibu-ibu, atau dalam bahasa Melayu Manado disebut tanta-tanta,” ujar Produser Video Clip, Primo Magkei, Selasa (21/4).

Lirik tanta-tanta yang ndak ada hambak, artinya ibu-ibu tidak punya kerjaan. Ini sebuah kalimat pembuka lucu, tanpa tendensi, namun menjadi pengantar yang santai untuk menikmati nada-nada selanjutnya. Meski dikemas lucu, tapi lagu ini sarat wejangan. Misalnya lebih baik melakukan hal-hal positif daripada bergosip yang justru bisa menimbulkan problem pertengkaran dalam rumah tangga.

Video klip disajikan dengan lucu oleh penyanyi muda cantik, menambah keistimewaan lagu ini. Angela Kaunang sendiri adalah penyanyi asal Minahasa yang berprestasi sebagai juara kompetisi vokal Idola Sulut 2025. Angela mengalami gemblengan vokal lewat pengalaman bernyanyi di sekolah, gereja serta kegiatan kepemudaan.

Pencipta lagu, yakni Rommy Mandey, seorang musisi, produser serta pemilik perusahaan rekaman dan publishing yang berdomisili di Kauditan, kabupaten Minahasa Utara. Lagu Mulu-mulu menjadi produksi video music ke-18 dari program Aktif Ekraf. Dikerjakan rumah produksi lokal di Manado dan GENPI Sulut Production. Pengambilan gambar dilakukan di beberapa lokasi ikonik, seperti Jl Boulevard Piere Tendean di depan Manado Town Square (Mantos), Manado Bay, Jalan Roda, Pasar Bersehati, Langowan dan Universitas Negeri Manado. Pemeran video music, yaitu beberapa influencer populer di Manado, di antaranya Piet Hein Pusung .

Hal ini mengonfirmasi apa yang dikatakan Direktur Musik Ekraf, Dr. Moh Amin Abdullah. Program Aktif Ekraf ini selain mendanai pembuatan video music, juga bisa memberi kesempatan kepada rumah produksi daerah untuk mengeksekusi video music. Sebagaimana tujuan Kementerian Ekraf, yaitu untuk pemanfaatan pelaku kreatif di daerah.

“Jadi, dalam program ini semua pelaku, mulai dari penyanyi, pencipta lagu, produser musik, musisi, produser video, DOP, penulis cerita, sutradara, talent pendudung serta lokasi dilakukan di daerah setempat,” kata Abdullah.

Adapun, program Aktif merupakan program unggulan Direktorat Musik Kementerian Ekonomi Kreatif. Tujuannya, menjaring penyanyi, musisi, pelaku industri daerah tier tiga dan empat untuk dibantu dibuatkan video klip dengan dana hibah pemerintah. Mekanisme pemilihan lagu dilakukan kurator yang ditunjuk Direktorat Musik Ekraf.

Untuk Sulut, Direktorat Musik Ekraf menunjuk Andre Opa Sumual sebagai kurator dalam pemilihan lagu. Program Aktif Ekraf ini ditangani serius ini menjadi salah satu kegiatan yang langsung menyentuh pelaku kreatif daerah. Bukan hanya pendanaan, tetapi juga transfer pengetahuan dari pelakon industri nasional ke pelaku di daerah. (*)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Saturday, April 25, 2026
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments