Thursday, May 14, 2026
HomeDAERAHTOMOHONRumajar Buka Lomba Duta Stunting Remaja Kabupaten dan Kota

Rumajar Buka Lomba Duta Stunting Remaja Kabupaten dan Kota

Penulis: Hendra Mokorowu

Tomohon, inatara.com – Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Rumajar, S.E., M.I.Kom., membuka dua kegiatan lomba, yakni duta stunting remaja kabupaten/kota dan vlog edukasi stunting di Grand Master Resort Tomohon, Selasa (21/4). Rumajar mengatakan, permasalahan stunting masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia.

Menurut dia, stunting harus dicegah, ditangani bersama agar generasi Indonesia, khususnya di kota Tomohon, menjadi generasi yang cerdas, sehat dan berkualitas. Upaya pencegahan dan penurunan stunting harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda.

“Usia remaja memiliki peran yang sangat penting sebagai agen perubahan, agen informasi dan agen edukasi di lingkungan pergaulan serta kehidupan bermasyarakat,” tutur Rumajar.

Melalui kegiatan-kegiatan positif, ia berharap kiranya dapat memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkarya dan berdampak bagi masyarakat. Lomba duta stunting remaja merupakan salah satu kegiatan positif yang diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya memahami isu stunting. Tetapi juga mampu menjadi pelopor dalam menyuarakan pentingnya pola hidup sehat, gizi seimbang, serta kesiapan menuju kehidupan berkeluarga yang berkualitas.

Demikian juga dengan lomba vlog edukasi stunting, yang memberikan wadah kreativitas bagi para remaja untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan secara menarik, inovatif dan mudah dipahami masyarakat. Apalagi melalui media digital yang saat ini sangat dekat dengan kehidupan generasi muda. Sebagai pemerintah, Rumajar berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi. Melainkan menjadi momentum pembelajaran, peningkatan kapasitas, serta penguatan komitmen bersama dalam percepatan penurunan stunting di kota Tomohon.

“Pemerintah Kota Tomohon berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan kualitas intervensi serta mendorong peran aktif masyarakat, termasuk generasi muda. Tentu dalam mendukung program percepatan penurunan stunting,” ujarnya.

Sebab itu, sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, tokoh agama dan masyarakat sangat diperlukan. Sehingga hal ini dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Dia berharap kegiatan ini bisa menghasilkan langkah konkret yang dapat diimplementasikan di lingkungan masing-masing. Guna mewujudkan generasi yang sehat, cerdas dan bebas stunting.

“Kepada seluruh peserta, anak-anakku sekalian, tunjukkan kemampuan terbaik, kreativitas serta semangat positif dalam menyampaikan pesan edukatif sebagai upaya bersama mencegah stunting di kota Tomohon,” pesan Rumajar.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Tomohon, drg. Jeand’arc Karundeng, Kepala Dinas Kesehatan Daerah, dr John Lumopa, perwakilan TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara dan para peserta lomba.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Thursday, May 14, 2026
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments