Penulis: Hendra Mokorowu
Tomohon, inatara.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon memperkuat komitmen dalam penyelenggaraan sistem penerimaan murid baru (SPMB) tahun 2026 yang objektif dan bebas korupsi. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan kegiatan koordinasi penyelenggaraan SPMB dan peluncuran sistem Central System for Student Registration (CSSR) serta penandatanganan komitmen dukungan di lingkungan Pemkot Tomohon yang berlangsung di Grand Master Villa Tomohon, Rabu (13/5).
Membacakan sambutan Wali Kota Tomohon, Wakil Wali Kota, Sendy Rumajar, S.E., M.I.Kom., menegaskan, pendidikan adalah pilar utama pembangunan bangsa. Untuk itu, Pemkot Tomohon terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan. Salah satunya melalui proses penerimaan siswa baru yang transparan.
Dalam program tersebut, masuk sekolah masa kini sebagai langkah nyata pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi. Pemkot Tomohon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Daerah menghadirkan inovasi SPMB online yang diberi nama Central System for Student Registration (CSSR).
“Layanan ini dirancang untuk mempermudah pelaksanaan SPMB dengan berbagai keunggulan sebagai solusi masuk sekolah di masa kini,” baca Sendy.
Dikatakannya,vsemua murid mempunyai akses setara dan diharapkan seluruh anak di kota Tomohon mendapatkan kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan berkualitas. SPMB wajib dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan dan tanpa diskriminasi. Wali kota menginstruksikan seluruh satuan pendidikan tidak memanfaatkan SPMB untuk tindakan koruptif atau konflik kepentingan yang berisiko sanksi pidana.
Dinas Pendidikan diminta untuk aktif mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan sistem baru ini. Wali kota juga mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras mewujudkan sistem pendidikan yang lebih efisien dan mudah diakses. Momentum ini diharapkan menjadi titik awal kolaborasi untuk membangun daerah unggul di bidang pendidikan demi mewujudkan Tomohon yang maju, berdaya saing dan sejahtera.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan Sulawesi Utara, Febry Dien, Kepala Dinas Dikbud, Juliana Karwur, Kabag Ops Polres Tomohon, Kompol Coustantein Samuri, – Kasubsi Perdata dan Tata Usaha Negara, Kejari Tomohon, Rhaiza Pratiwi, jajaran Pemkot Tomohon dan para kepala sekolah.


