Penulis: Hendra Mokorowu
Jakarta, inatara.com — Gaung event pariwisata dunia yang setiap tahun dihelat di Kota Sejuk terus bergema. Kali ini, gema Tomohon International Flower Festival (TIFF) ditibakan ke ajang bisnis universal, yakni Franchise and License Expo Indonesia (FLEI) 2026 yang digelar di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (7/5), kemarin.
Melalui Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) dan didukung WALI, Metland, Kadin Tomohon, TIFF diperkenalkan kepada para pengunjung FLEI tersebut. Di mana, TIFF 2026 akan digelar pada 8–12 Agustus mendatang. Kesempatan ini, dipromosikan juga cerita tentang daerah sejui di kaki Gunung Lokon yang dikenal dengan julukan Kota Bunga.
Selain terkenal lewat parade kendaraan hias bunga di TIFF, Tomohon juga punya banyak destinasi wisata yang terus menarik perhatian wisatawan. Mulai dari panorama Danau Linow dengan warna air yang berubah-ubah, udara dingin khas pegunungan, wisata kawah dan pendakian Gunung Mahawu. Bahkan terdapat deretan cafe dan homestay dengan pemandangan alam yang memanjakan mata.
Kuliner khas Tomohon juga ikut menjadi daya tarik tersendiri. Tomohon ini dikenal juga dengan kopi lokal dan makanan tradisional Minahasa. Ada pasar ekstrem yang selalu memancing rasa penasaran wisatawan luar daerah maupun mancanegara.
Adapun, pelaksanaan FLEI 2026 diprakarsai Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia. Kegiatan ini dibuka Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Putri. Kesempatan ini, Dyah mengingatkan pentingnya prinsip legal dan logis dalam bisnis waralaba. Dia sekaligus mendorong peningkatan jumlah wirausaha di Indonesia.
Ketua WALI Levita Supit yang juga anggota BPPD Tomohon mengatakan, sektor retail dan waralaba masih menjadi primadona bisnis. Apalagi FLEI 2026 diikuti sekitar 400 brand nasional dan internasional, sehingga menjadi tempat strategis untuk memperluas jaringan promosi dan kemitraan.
“Lewat promosi di FLEI ini, kami berharap TIFF semakin dikenal luas sebagai salah satu festival pariwisata terbaik di Indonesia. Ini juga sekaligus memperkuat branding Tomohon sebagai kota wisata dunia yang nyaman dikunjungi dan menarik untuk investasi,” kata Supit.
Hadir dalam pembukaan FLEI, Kepala Dinas Pariwisata Tomohon, Judhistira Siwu, Kepala BPPD Tomohon, Lucia Goni, Ketua Kadin Tomohon, Lukas Umboh serta GM Corporate Sales and Marketing Metland, Dahlia Panjaitan.


