Penulis: Sunadio Djubair
Tutuyan – Upaya memacu penyelesaian materi teknis dengan tahapan penyusunan dokumen Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melalui Dinas Pertanian (Distan) melakukan uji data base lahan sawah.
Kepala Distan Boltim, Mat Sunardi, berujar, potensi lahan sawah sudah terpetakan dengan Geodetik dan tenaga ahli.
“Secara umum lahan sawah dan potensi pangan sudah terpetakan dengan data citra satelit drone geodetik yang diambil bulan lalu oleh tenaga ahli,” ujar Sunardi, Kamis (14/7/2022).
Sunardi menuturkan, petani harus melengkapi data titik Koordinat hingga akan menghasilkan base yang baik.
“Namun perlu dilengkapi dengan data para pemiliknya by name, by adress dab by titik koordinat sehingga akan menghasilkan data base yang ril,” ungkap Sunardi.
Kadis mengungkapkan kegiatan serentak dilakukan di wilayah Kabupaten Boltim dan akan melibatkan Focus Discusion dan Lahan Pertanian Panganan Berkelanjutan (LP2B) untuk menindaklanjuti UU Nomor 41 Tahun 2009.
“Kegiatan ini secara serentak dilakukan selama 2 minggu di wilayah Boltim agar bisa selesai sesuai rencana karena masih ada tahapan berikutnya yaitu Focus Grup Discusion yang akan melibatkan perda LP2B dan menindaklanjuti perintah UU no 41 tahun 2009,” pungkasnya.
(Young)


