Wednesday, May 27, 2026
HomeDAERAHBOLTIMTNI Bersama Warga Bersihkan Sisa Banjir Bandang di Solimandungan Dua

TNI Bersama Warga Bersihkan Sisa Banjir Bandang di Solimandungan Dua

Penulis: Sunadio Djubair

Bolmong – Suasana tenang di Desa Solimandungan Dua, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), mendadak berubah ketika derasnya air bercampur lumpur serta potongan kayu menerjang wilayah tersebut pada Rabu (27/05/2026).

Saat warga panik akibat banjir bandang yang datang tanpa diduga, personel TNI dari Kodim 1303/Bolmong segera berada di lokasi untuk menjadi garda terdepan dalam membantu evakuasi dan pembersihan area terdampak.

Peristiwa banjir terjadi sekitar pukul 15.45 Wita usai hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Bolaang sejak pukul 13.30 Wita. Aliran air dari perbukitan membawa ranting dan batang pohon yang kemudian menyumbat saluran air hingga menyebabkan luapan setinggi kurang lebih satu meter.

Dampak dari bencana tersebut membuat sejumlah rumah warga dipenuhi lumpur dan sisa material kayu yang terbawa arus. Meski begitu, hingga kini belum ada laporan korban jiwa, sedangkan kerugian materi masih terus didata oleh pihak berwenang.

Setelah menerima informasi mengenai bencana tersebut, Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf Manashe Lomo, SH, MIP segera turun langsung ke lokasi untuk memastikan proses penanganan berlangsung cepat dan optimal.

Selain itu, Kodim 1303/Bolmong turut mengerahkan personel dari Koramil 1303-09/Bolaang, Koramil 1303-10/Poigar, serta Koramil 1303-11/Lolak guna membantu masyarakat melakukan evakuasi dan membersihkan sisa material banjir.

“Dalam kondisi seperti ini, masyarakat harus benar-benar merasakan kehadiran TNI. Kami akan tetap bersama warga hingga keadaan kembali normal. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” kata Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf Manashe Lomo.

Dandim Bolmong juga meminta masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu dapat terjadi, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai maupun daerah rawan longsor.

Sampai saat ini, proses pembersihan lumpur dan potongan kayu masih terus dilakukan secara bergotong royong oleh personel TNI, pemerintah daerah, serta warga setempat. (*)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wednesday, May 27, 2026
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments