Penulis: Hendra Mokorowu
Tomohon, inatara.com – Jelang penghabisan warsa 2026, seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon diberi tanda awas. November ini pun menjadi alarm bagi semua SKPD untuk menyelesaikan tugas kinerja dan anggaran sebelum habis lembaran kalender ke-12. Demikian Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk, S.H., melalui Kepala Badan (Kaban) Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Tomohon, Djon Sonny Liuw sebagai pembina apel kerja awal bulan November. Apel ini dilaksanakan di lapangan kantor Wali Kota Tomohon, Senin (2/11).
“Memasuki bulan November ini, kita telah berada pada periode jelang akhir tahun anggaran 2026. Untuk itu, saya meminta kepada semua perangkat daerah agar mencermati dan memperhatikan jadwal serta tahapan penyelesaian seluruh proses administrasi dan pengelolaan keuangan. Pastikan seluruh program kegiatan dapat diselesaikan tepat waktu, tertib administrasi serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Caroll, yang dibaca Kaban Liuw.
Dikatakan Liuw, apel kerja yang dilaksanakan setiap awal bulan ini, merupakan kewajiban aparatur sipil negara (ASN). Ini untuk memperkuat komitmen dan semangat pengabdian, meningkatkan disiplin, menyatukan langkah serta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Wali Kota Tomohon menegaskan lagi, upaya mengejar target realisasi anggaran tidak boleh mengesampingkan kualitas pekerjaan, ketepatan sasaran, efektivitas dan manfaat yang dihasilkan.
“Jangan hanya berorinetasi pada tingginya angka penyerapan, tetapi mengabaikan kualitas pelaksanaan, sehingga hasil pekerjaan terkesan asal-asalan. Pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya penguatan program pengendalian penduduk dan keluarga berencana di kota Tomohon. Kita harus menyadari, pembangunan daerah menyangkut pembentukan manusia dan kualitas keluarga sebagai fondasi kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Lanjutnya, ASN harus mampu menjadi contoh dan teladan ditengah masyarakat. Sebab itu, ia mengajak semua untuk senantiasa membina keluarga yang sehat dan berkualitas. Jadilah pelopor dalam membangun keluarga yang bertanggung jawab, memperhatikan kesehatan ibu dan anak, Menerapkan pola asuh terbaik serta mempersiapakan generasi penerus yang sehat, cerdas dan berkarakter. Dengan demikian, ASN tidak hanya menjalankan peran sebagai abdi negara dan masyarakat. Tetapi juga, sudah turut berkontribusi secara nyata dalam memperkuat ketahanan dan kesejahteraan keluarga. Ini sebagai bagian penting dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang kuat, khususnya masyarakat kota Tomohon semakin maju, berdaya saing dan sejahtera.
Liuw menambahkan, patut disyukuri karena dalam beberapa hari terakhir ini, hujan mulai turun di kota Tomohon, Namun demikian, jajaran Pemkot tidak boleh lengah, harus tetap meningkatkan kewasapadaan dan kepedulain terhadap kondisi lingkungan. Memperhatikan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, antisipasi potensi genangan, banjir dan berbagai dampak perubahan cuaca. Dalam sambutan apel yang dihadiri seluruh jajaran pejabat dan ASN tersebut, Wali Kota Caroll memeberikan mengapresiasi kepada seluruh jajaran Pemkot Tomohon. Khususnya, telah mengimpelentasikan program gema kasih gerakan (mapalus kebutuhan air bersih, red) pada Oktober yang baru lewat. Bahkan setiap minggu secara konsisten melaskanakan kerja bakti terjadwal sebagai bentuk dukungan pada program gerakan asri Indonesia (aman, sehat, resik dan indah, red).
“Saya berharap, berbagai upaya pemerintah dalam menjaga keseimbangan serta kelestarian alam kota Tomohon, selalu didukung komitmen, kepedulian serta perilaku hidup bersih dan sehat oleh seluruh aparatur pemerintah,” tandasnya.


