Penulis: Hendra Mokorowu
Tomohon, inatara.com — Pesta bunga sejagat di dataran sejuk kaki Gunung Lokon berlagsung spektakuler. Sesuai pantauan media ini, event Tournament of Flower (TOF) yang merupakan agenda utama Tomohon International Flower Festival (TIFF) tahun 2026, sangat memukau, Sabtu (8/8). Kemeriahan tergambar melalui tata hias bunga pada kendaraan hias atau float.

Tahun ini, mampu mendulang peserta TOF terbanyak. Sebanyak 36 float tampil berbalut ribuan bunga berwarna-warni. Berparade dan menyusuri sejumlah ruas utama kota Tomohon. Kehadiran kendaraan hias tersebut berhasil menarik perhatian masyarakat dan wisatawan yang datang dari berbagai daerah. Termasuk wisatawan mancanegara.

Parade dimulai dari kawasan Show Window dan melewati sejumlah ikon kota Tomohon. Di antaranya Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Xaverius, Mako Rindam XIII/Merdeka dan Menara Alfa Omega, yang menjadi titik utama kegiatan. Selanjutnya ke bundaran patung Tololiu, kawasan perempatan Cool Supermarket dan berakhir di Stadion Babe Palar.

Tidak hanya menampilkan kendaraan hias, TOF 2026 juga menghadirkan beragam pertunjukan seni dan budaya. Parade semakin meriah dengan penampilan marching band, tarian Maengket, atraksi seni budaya Minahasa, musik Kolintang serta kendaraan hias yang dihiasi bunga Krisan Pulo dan Lily Putih.

Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk menegaskan bahwa TIFF bukan festival bunga semata. Menurutnya, TIFF telah menjadi bagian dari identitas Tomohon sebagai Kota Bunga. Sekaligus wadah untuk mempromosikan sektor pariwisata, kebudayaan, florikultura, usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif.

“Pelaksanaan Tomohon International Flower Festival 2026 berlangsung dalam situasi efisiensi dan penghematan anggaran. Namun demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi kreativitas maupun kualitas penyelenggaraan,” ujar Caroll.

Efisiensi menurut dia, harus mendorong pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja lebih cerdas, inovatif dan memperkuat kolaborasi. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, masyarakat, petani bunga, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dunia usaha, media serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan TIFF 2026.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus mengajak masyarakat Indonesia maupun wisatawan mancanegara untuk meramaikan TIFF 2026 yang berlangsung selama enam hari, 7–12 Agustus 2026. Gubernur berharap, TIFF bisa menjadi ikon nasional di kalangan internasional.

“Besar harapan saya, perhelatan Tomohon Internasional Flower Festival dapat berkembang semakin megah. Bahkan senantiasa menjadi ikon kebanggaan kota Tomohon, provinsi Sulawesi Utara dan kebanggaan nasional di kancah dunia,” kata Selvanus.

Mengatasnamakan Pemerintah Provinsi Sulut, dirinya menyambut hangat seluruh tamu undangan dari kementerian, para duta besar, konsulat jenderal delegasi negara sahabat, pejabat sipil TNI dan Polri serta wisatawan. Ia pun mengucapkan selamat datang di Bumi Nyiur Melambai kepada seluruh tamu.
“Apresiasi dan rasa bangga saya sampaikan kepada Pemerintah Kota Tomohon,” tandas Selvanus.

Kesempatan ini, Gubernur menekankan pentingnya sinergi yang melibatkan kolaborasi erat antara pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku seni, sektor swasta, UMKM hingga media. Melalui kerja bersama itu, ia mengajak semua agar mengangkat semangat mapalus atau gotong royong. Ini menjadi jembatan budaya yang menghubungkan tradisi lokal dengan kancah internasional.


