Penulis: Roniem
Tomohon, inatara.com – Pembangunan, tidak melulu berbicara soal infrastruktur dan sarana prasarana. Gagasan untuk mempertegas, pembangunan sejati juga mesti menyentuh rasa kepedulian antar sesama, walhasil dihadirkan publik. Konsep bersifat sentuhan kemanusiaan, program dekorasi duka gratis pun tersaji dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) kelurahan Talete Dua, Rabu (14/1).
“Dekorasi duka ini merupakan salah satu program yang ditetapkan dalam kepemimpinan Wali Kota Tomohon, Bapak Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Tomohon, Ibu Sendy Rumajar. Program dekorasi duka ini akan digratiskan kepada masyarakat,” ungkap Lurah Talete Dua, Aldy Silahoy kepada inatara.com.

Adapun, usulan program dekorasi duka ini bertujuan meringankan beban masyarakat saat berhadapan dengan peristiwa kehilangan anggota keluarga. Utamanya menekan biaya pengeluaran masyarakat untuk membayar dekorasi duka. Diperuntukkan bagi masyarakat kelurahan Talete Dua. Silahoy menegaskan, program dekorasi duka kelurahan ini bukan merupakan badan usaha yang mengejar keuntungan.
“Pemerintah Kelurahan Talete Dua berharap, program dekorasi duka dapat segera terealisasi karena dinilai sangat membantu masyarakat. Terutama dalam mengurangi beban biaya pada saat kedukaan. Masyarakat tidak perlu membayar karena ini gratis,” ujar Silahoy.

Dirinya pun mengharapkan, anggota legislatif yang berasal dari daerah pemilihan Tomohon Tengah, kiranya dapat mengawal program tersebut. Sehingga bisa menjadi program tetap untuk pembangunan kelurahan Talete Dua pada 2027 mendatang. Pun bila hal ini terealisasi, pihaknya telah mempersiapkan rencana lain yang berkaitan. Misalnya, pelatihan dekorasi, menjahit, penataan lampu dan keterampilan pertukangan.
“Dalam program ini, secara tidak langsung akan ada pemberdayaan sumber daya manusia melalui pelatihan-pelatihan. Ketika dekorasi duka sudah berjalan, akan diatur, apakah itu melibatkan LPM atau perangkat kelurahan, dengan pengawasan langsung dari lurah,” tandas Silahoy.

Sebagai pendukung, pemerintah kelurahan juga telah menjalankan program sosial duka berupa pemberian dana duka sebesar Rp3.500.000 bagi masyarakat yang terdaftar. Tersedia pula lahan pekuburan gratis bagi warga yang sebelumnya ikut berpartisipasi dalam pengadaan lahan pemakaman.
Diketahui, selain dekorasi duka, terdapat pula usulan pembangunan fisik. Misalnya, penambahan dan perbaikan lampu jalan. Pembangunan jalan, talud, bronjong, pelat beton, trotoar dan perampungan gedung serba guna kelurahan. Penyediaan lahan untuk penanaman jagung. Lurah Silahoy menerangkan, dari seluruh usulan yang masuk dalam Musrenbang kelurahan, pihaknya akan memfilter. Sedikitnya ada 10 usulan yang masuk dalam skala prioritas, untuk selanjutnya dibawa ke Musrenbang tingkat kecamatan.


