Thursday, April 16, 2026
HomeUncategorizedMangoendap: Kawasaran Dapat Membentuk Karakter Siswa

Mangoendap: Kawasaran Dapat Membentuk Karakter Siswa

Penulis: Josua Wajong

Tomohon – Sejumlah kegiatan ekstrakurikuler berbau budaya Minahasa yakni kawasaran, maengket, kolintang,usik bambu, dan tarian kreasi baru, adalah pilihan utama Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Tomohon dalam upaya membentuk karakter para siswa.

Hal ini dituturkan Dra. Lily Mangoendap, M.Pd., Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tomohon ketika bersua Inatara.Com di Seruput Cafe, Kelurahan Marani Tiga, Kota Tomohon, Selasa (23/8/2022).

“Kalau di SMP Negeri 1 Tomohon, warisan kebudayaan Minahasa itu masuk dalam ekstrakurikuler. Di dalamnya ada kawasaran, musik bambu, kolintang, tarian maengket, serta tarian kreasi baru,” kata Mangoendap.

“Tujuan utamanya itu adalah siswa ditempa. Kalau siswa ditempa melalui kegiatan-kegiatan seperti itu karakter meraka akan terbentuk. Disiplin dan bertanggung jawab yang di kedepankan melalui nilai-nilai kebudayaan itu sendiri,” jelasnya.

Penampilan Marching Band SMP Negeri 1 Tomohon dengan kostum kawasaran pada TIFF 8 Agustus 2022.

Ketika ditanyai bagaimana ia melihat fenonema yang sering terjadi di kota Tomohon, dalam setiap event yang diselenggarakan pemerintah selalu dimeriahkan dengan kawasaran, menurutnya itu sangat penting dipacu dalam rangka melestarikan nilai-nilai kebudayaan Minahasa.

“Fenomena saat ini yang terjadi di Tomohon terkait pelestarian budaya Minahasa di berbagai ruang, yakni dalam acara-acara penting contohnya dalam setiap parade, perlu dipacu,” aku Mangoendap.

Menurutnya juga sangat menarik ketika kawasaran dihadirkan dalam setiap pawai di Tomohon. Mengingat kawasaran adalah kegiatan yang sangat dinanti oleh masyarakat.

Kolintang SMP Negeri 1 Tomohon saat mengikuti lomba pada TIFF 2022.

Untuk itu Mangoendap mengajak semua sekolah untuk bersama-sama berikan ruang banyak bagi kawasaran. Karena itu adalah upaya menjaga warisan kebudayaan.

“Itu perlu diapacu dan dilestarikan oleh semua sekolah yang ada di Tomohon, karena kawasaran adalah salah satu indentitas penting orang Minahasa,” ajaknya.

Penampilan Musik Bambu SMP Negeri 1 Tomohon pada karnaval keragaman umat beragama di Kota Manado.

Ia mengungkapkan, sepanjang bulan Agustus ini, SMP Negeri 1 Tomohon banyak berkontribusi dalam berbagai event pemerintah dengan menampilkan kreativitas seni dan budaya Minahasa.

“Pada karnaval kerukunan umat beragama Provinsi Sulut yang digelar di Manado 18 Agustus 2022, kami tampil membawakan musik bambu dan marching band,” tutur Mangoendap.

Grup Musik Bambu SMP Negeri 1 Tomohon pada parade HUT RI Ke-77 di Tomohon.

Tak hanya itu, dalam parade memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77 di Tomohon serta dalam Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2022, SMP Negeri 1 Tomohon turut mengambil bagian menampilakan kawasaran, musik bambu, kolintang, tarian kreasi baru dan marching band. (*)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Thursday, April 16, 2026
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments