Penulis: Sunadio Djubair
Tutuyan – Kepolisan Resort (Polres) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus galakkan program Jumat Curhat di wilayah hukum Polsek Tutuyan.
Agenda yang berlangsung di Dusun 5, Desa Tutuyan, Kecamatan Tutuyan itu, dipimpin oleh Kepala Satuan (Kasat) Pembinaan Masyarakat (Binmas) Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sryono bersama Kapolsek Tutuyan IPDA Hasiberto, S.Sos., Jumat (3/3/2023).
Sasaran kegiatan Jumat Curhat kali ini, dikalangan aparat desa serta warga masyarakat Desa Tutuyan.
Beberapa keluhan pun mencuat pada saat kegiatan berlangsung, diantaranya, Amri Asri warga Dusun 5, dirinya berharap agar Polres serta Polsek lebih giat melakukan patroli. Sebab, tidak lama lagi akan memasuki bulan ramadan.
“Agar pihak kepolisian lebih intensif lagi melaksanakan Patroli di jam-jam rawan untuk memberikan rasa aman bagi warga desa Tutuyan, terlebih tidak lama lagi kita akan memasuki bulan puasa ramadhan,” ucap Asri.
Hal ini langsung ditanggapi Kapolsek Tutuyan IPDA Hasiberto, S.Sos. menurutnya, giat Patroli sudah menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan Polsek Tutuyan. Ia juga mengatakan kalau ada keluhan masyarakat mereka tetap menerima setiap laporan yang masuk melalui WhatsApp dan Akun Facebook Polsek Tutuyan.
“Kami dari Kepolisian khususnya Polsek Tutuyan, untuk giat Patroli, sudah jadi kegiatan rutin yang setiap hari kami laksanakan, terlebih di jam-jam rawan personil yang terdiri dari piket Polsek Tutuyan melaksanakan giat rutin KRYD dan tetap standby menerima setiap laporan dari warga masyarakat melalui nomor WA ataupun Facebook Polsek Tutuyan, dan akan merespon apabila ada hal-hal yang menonjol di setiap desa di wilayah hukum Polsek Tutuyan,” ungkap Perwira Satu Balok ini.
Lusiana Paputungan warga Tutuyan Induk, juga mengungkapkan bahwa masih banyak yang menggunakan knalpot racing yang masuk keluar di setiap lorong dan itu sangat mengganggu.
“Masih adanya warga masyarakat, entah itu warga Desa Tutuyan ataupun warga desa lain yang menggunakan knalpot racing yang lalu lalang di lorong-lorong yang sangat menggangu, apalagi ada warga yang sudah lanjut usia serta anak-anak balita yang kaget saat mendengar suara-suara motor yang menggunakan knalpot racing tersebut,” ucapnya.
Hasiberto juga menanggapi hal tersebut, menurutnya, penggunaan knalpot racing sudah sering menjadi keluhan masyarakat, tetapi mereka tetap akan membasmi apabila masih ada yang memakai. Ini juga harus timbul kesadaran dari masyarakat itu sendiri.
“Untuk keluhan knalpot racing, kami rasa di setiap wilayah, ini adalah salah satu keluhan warga masyarakat yang sangat sering kami dengar, untuk menindaklanjuti hal tersebut, setiap tim Patroli dari Polsek Tutuyan bahkan dari tim Patroli Polres Boltim sudah sangat sering dilakukan penindakan di tempat. Namun, hal tersebut tidak bisa hilang apabila tidak ada kesadaran dari warga masyarakat itu sendiri, kadang hari ini knalpot racingnya kita musnahkan, besoknya sudah di pasang lagi oleh pengendara tersebut, sehingga hal ini akan sulit untuk di hilangkan apabila tidak ada kerja sama dan kesadaran dari warga masyarakat itu sendiri dan terlebih adanya alasan dari warga bahwa yang di gunakan adalah motor kebun,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasat Binmas AKP Sryono dalam hal ini juga menyarankan kalau Pemerintah Desa mengaktifkan kembali pos kamling yang ada.
“Saran kami juga kepada ibu Sangadi Desa Tutuyan Induk, agar mengaktifkan kembali pos kamling yang ada di Desa Tutuyan Induk dan mengatur piket Aparat Desa, para linmas/hansip untuk membantu pengamanan di pos-pos kamling yang ada,” kata AKP Sriyono.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasat Binmas AKP Sriyono, Kapolsek Tutuyan IPDA Hasiberto, S.Sos., Sangadi Desa Tutuyan Amna Kadengknang, S.M., Anggota Polsek Tutuyan, AIPDA Slamet Riyadi, BRIPKA Rifandi Modeong, BRIGPOL Frenki A. Toding, Aparat Desa Tutuyan, serta warga masyarakat Tutuyan.
Diketahui, aparat desa serta warga masyarakat desa Tutuyan mengapresiasi atas kunjungan Jumat Curhat dari Polsek Tutuyan. (Young)


