Tuesday, September 15, 2026
HomeDAERAHBITUNGLegislator Sulut Apresiasi Seminar HUT Negeri Aertembaga

Legislator Sulut Apresiasi Seminar HUT Negeri Aertembaga

Penulis: Hendra Mokorowu

Bitung, inatara.com — Seminar dalam rangkaian perayaan hari ulang tahun (HUT) negeri Aertembaga, mendapat apresiasi dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Julitje Maringka, Senin (14/9).

Seminar ini mengangkat tema, “Menjaga Amanat Pinawetengan: Dari Nondolan Ni Endo, Tana Rundang Hingga Mataingkere”. Suubtema, “Merekonstruksi Sejarah, Identitas dan Eksistensi Kebudayaan Minahasa di Wanua Aertembaga”.

Julitje mengatakan dirinya telah menerima undangan untuk menghadiri seluruh rangkaian kegiatan HUT Aertembaga. Namun, ia berhalangan hadir karena harus mengikuti sejumlah agenda di DPRD Sulut.

“Saya sudah bermohon kepada panitia, minta maaf tidak bisa hadir. Lantaran hari ini saya ada paripurna di DPRD Provinsi Sulawesi Utara tentang pembahasan Ranperda,” ujar Julitje.

Menurut dia, seminar tersebut menjadi kegiatan penting karena mempertemukan berbagai keturunan yang memiliki hubungan sejarah dengan negeri Aertembaga. Sebagai anggota DPRD, dia mengapresiasi seminar yang diwadahi panitia yang diketuai Komandan Satrol Kodaeral VIII.

“Ini satu hal yang sungguh luar biasa. Apalagi selama ini tidak pernah ada kegiatan pertemuan yang begini,” akunya.

Dirinya menilai kegiatan tersebut bisa menjadi ruang pertemuan bagi keluarga-keluarga keturunan yang datang dan memiliki keterikatan dengan negeri Aertembaga. Seminar ini menurutnya, menjadi mediasi seluruh keturunan yang datang ke negeri Aertembaga.

Ia berharap, semangat yang dibangun melalui seminar tersebut dapat dilanjutkan dengan menjaga kekompakan, persatuan dan kesatuan masyarakat Aertembaga. Dia menambahkan, posisi Aertembaga sebagai salah satu kawasan yang memiliki kontribusi terhadap perekonomian Bitung. Khususnya sektor perikanan yang banyak berkontribusi buat program pemerintahan di kota Bitung.

Diketahui, seminar ini menghadirkan tiga narasumber kompeten. Pertama, Sejarawan Minahasa, Bode Grey Talumewo. Kedua, Penulis dan Peneliti Pusat Kajian Kebudayaan Indonesia Timur (Pukkat), sekaligus Director Komunitas Penulis Mapatik, Rikson Karundeng. Ketiga, Penulis dan Akademisi, yang juga Kepala Pusat Kajian Agama Budaya LP3M IAKN Manado, Denni Pinontoan.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Tuesday, September 15, 2026
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments