Penulis : Raiza Makaliwuge
Manado – Pasca penggusuran yang terjadi di hari Senin,(10/7/2023) lalu, warga yang menjadi korban masih bertahan dan meminta solusi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.
Korban juga meminta Pemkot Manado, Wali Kota Andrei Angouw agar bisa bertemu tatap muka dengan warga dan membicarakan tentang nasib mereka.
Enam belas kepala keluarga yang rumahnya sudah digusur mengaku bahwa kini mereka bingung untuk ke mana.
Sementara menunggu solusi dari Pemkot Manado, mereka menumpang tinggal sementara kepada keluarga terdekat dan tetangga yang rumahnya belum digusur.
Warga Singkil Dua, Kecamatan Singkil, Manado, Sulawesi Utara, juga mengeluhkan bahwa sampai saat ini mereka belum mendapatkan solusi dari pemkot Manado.
Sama seperti yang dikeluhkan Efta Tatontos, pihaknya akan mendukung penuh apa yang menjadi program pemerintah, akan tetapi pihaknya meminta agar mendapatkan solusi terbaik dari pemerintah.
“Kami juga meminta supaya pemerintah kota Manado bisa memberikan kami tanah secara cuma-cuma atau memberikan tanah dengan bayar menyicil dengan harga murah,” keluh Penatua Efta, Jumat (14/7/2023).


