Penulis: Sunadio Djubair
Tutuyan – Open Turnamen Bupati Cup I 2022 telah bergulir. Turnamen bergengsi yang berlangsung di Desa Paret, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) itu, di ikuti oleh 81 desa.
Akan tetapi, harapan Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, S.Sos., M.Si., agar seluruh desa yang ada bisa mengikuti pertandingan, ini malah diabaikan.
Pasalnya, dari 81 desa yang seharusnya mengikuti open turnamen, tidak sesuai harapan. Sebab, ada beberapa desa yang tidak ikut serta bertanding dalam kegiatan tersebut.
Hal ini pun ditanggapi ketua panitia Samuel Pasang, saat ditemui di Sekretariat Open Turnamen Bupati Cup I, Rabu (5/10/2022).
“Bagi desa yang tidak mengikuti turnamen Bupati Cup I ini, maka akan ada sanksinya, yaitu tidak bisa membuat kegiatan olahraga di desa tersebut karena ini sudah di himbau beberapa waktu lalu,” ucap Samuel.
Kata dia, beberapa desa yang ada di Kecamatan Kotabunan tidak ikut dalam turnamen ini. Menurutnya sebagai tuan rumah, Kecamatan Kotabunan seharusnya lebih pro aktif.
“Harusnya desa -desa yang ada di Kecamatan Kotabunan lebih pro aktif dalam open turnamen Bupati Cup I ini, sebab Kecamatan Kotabunan sebagai tuan rumah, dan ini sangat disayangkan,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Kotabunan Idrus Paputungan saat dikonfirmasi via telepon, mengatakan sangat menyesali ketika ada desa yang tidak ikut dalam turnamen bergengsi ini.
“Saya sangat menyesali kepada beberapa desa yang ada di Kecamatan Kotabunan ini, padahal saya juga sempat mengingatkan kepada Sangadi (Kepala Desa-red) untuk turut mengambil bagian pada turnamen tersebut. Ini sangat disesalkan juga karena kita mengingat ada anak-anak yang berbakat di desa itu,” kata Paputungan.
“Padahal turnamen ini untuk mencari bibit baru dan siapa tau boleh dilatih untuk bisa jadi pemain-pemain bagus, sehingga menurut saya ketika ada desa yang tidak ikut, ini terkesan sangadinya tidak pro aktif,” tutupnya. (Young)


