Thursday, April 16, 2026
HomeEKOBISSunardi Jelaskan Solusi Pengembangan Sistem Organik Pupuk Kimia

Sunardi Jelaskan Solusi Pengembangan Sistem Organik Pupuk Kimia

Penulis: Sunadio Djubair

 


Tutuyan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melalui Dinas Pertanian lakukan pengembangan organik yang sistemnya tanpa penggunaan pupuk kimia. Hal itu untuk mengantisipasi pupuk kimia import yang semakin mahal.

Kepala Dinas Pertanian Boltim, Mat Sunardi, mengatakan, mahalnya pupuk kimia import parah petani harus lakukan sistim organik festisida mengingat kuota dari dari pemerintah semakin berkurang.

“Festisida kimia sudah harus mulai digalakan kembali sebagai upaya mengantisipasi pupuk kimia semakin mahal karena import juga kemampuan subsidi pemerintah yang makin terbatas, sehingga berdampak pada kuota yang semakin berkurang,” ujar Sunardi, Jumat (15/7/2022).

Kadis menuturkan, untuk mencegah hal tersebut, pupuk organik bisa dibuat dari bahan kotoran ternak dan sayuran dapat diolah menjadi festisida.

“Untuk mengantisipasi hal ini solusinya adalah sistem organik dimana bahan untuk pupuk, obat dapat diambil dari alam yang tersedia. Contoh, kotoran ternak dan sayuran dapat diolah menjadi pupuk alami. Begitupula festisida dapat dibuat dari bahan alami untuk mengusir hama,” ungkap Sunardi.

Sunadi menambahkan, petani harus mewujudkan hal ini agar bahan pangan terhindar dari residu kimia.

“Bilah hal ini dapat diwujudkan maka kita akan memperoleh bahan pangan yang sehat tanpa residu kimia,” pungkasnya. (Young)

 

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Thursday, April 16, 2026
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments