Penulis: Roniem
Tomohon, inatara.com — Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) kota Tomohon tahun 2027 tak lama lagi bergulir. Terkait itu, Pemerintah Kota (Pemkot) melaksanakan kegiatan pra Musrenbang RKPD yang dipusatkan di aula Inspektorat Daerah Kota Tomohon, Rabu (11/3). Kegiatan ini ribuka langsung Wakil Walikota Kota Tomohon, Sendy G. A Rumajar, SE, M.I.Kom.
Dalam kegiatan ini, juga dirangkai dengan agenda tematik stunting. Membacakan sambutan Wali Kota Tomohon, Sendy menuturkan, ini merupakan forum pemantapan persiapan pelaksanaan Musrembang RKPD tingkat kota. Untuk sinergitas program dan kegiatan pembangunan daerah. Sehingga diharapkan dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang akan di dusun dapat menjamin tercapainya keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan. Musrenbang RKPD juga tidak bisa dipisahkan dalam tahapan penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah.
“Musrembang ini merupakan tahapan penyempurnaan rancangan RKPD Kota Tomohon tahun 2027. Fokusnya pada integrasi yang erat antara agenda pembangunan, permasalahan stunting sebagai prioritas tematik utama. Sehingga stunting menjadi pijakan pembangunan yang harus termuat dalam dokumen RKPD,” kata Sendy.
Melalui kegiatan ini, bisa memastikan bahwa penanganan stunting tidak berdiri sendiri. Melainkan terintegrasi ke dalam berbagai sektor pembangunan. Misalnya kesehatan, pendidikan, pertanian, infrastruktur dan sosial. Hal ini menjamin upaya penurunan stunting mendapatkan dukungan yang komprehensif dari seluruh komponen pembangunan daerah.
Dengan demikian dapat diselaraskan sumber daya manusia, anggaran dan fasilitas di seluruh sektor dalam RKPD untuk mendukung program tematik stunting. Tidak terjadi tumpang tindih pelayanan yang menghambat keberhasilan. Menetapkan target stunting yang selaras dengan visi dan misi pembangunan daerah dalam RKPD. Disesuaikan juga dengan kondisi lokal dan potensi kota Tomohon dan provinsi Sulawesi Utara.
“Kiranya dalam forum ini, melahirkan usulan-usulan yang inovatif. Terutama dalam mengubah pola asuh dan pola makan di tingkat rumah tangga. Karena investasi terbaik sebuah daerah terletak pada kualitas sumber daya manusianya,” tandasnya.
Sebagai narasumber kegiatan, yakni Murphy Kuhu, S.T.P., selaku TP3S Sulut, Sekretaris Bapelitbangda Tomohon, Jerry Pangemanan, S.E. Dihadiri jajaran Pemkot Tomohon, anggota TP3S Kota Tomohon, delegasi Musrembang. (*)


