Thursday, August 13, 2026
HomeDAERAHTOMOHONPerhelatan TIFF 2026 Resmi Ditutup

Perhelatan TIFF 2026 Resmi Ditutup

Penulis: Hendra Mokorowu

Tomohon, inatara.com — Event dunia, Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 resmi berakhir. Pentutupan seluruh rangkaian TIFF dilakukan langsung Wali Kota Tomohon, Caroll J.A. Senduk, S.H., di Gedung Olahraga Babe Palar Tomohon, Rabu (12/8). Sebagai tanda berakhirnya pesta bunga sejagad itu, kolintang nada tunggal diketuk secara bersamaan.

Dalam sambutannya, Caroll menyampaikan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena seluruh rangkaian TIFF 2026 dapat terlaksana hingga pada acara penutupan. Tentu ini sangat membuat pemerintah daerah tetap semangat untuk terus membuat TIFF ini semakin luar biasa.

Menurutnya, selama satu pekan pelaksanaan TIFF 2026, Tomohon telah menjadi panggung yang mempertemukan berbagai perbedaan dalam satu semangat kebersamaan. Ada bunga, budaya, kreativitas dan tradisi. Masyarakat lokal berjumpa dengan tamu dari berbagai daerah dan negara. Hingga pemerintah, dunia usaha, komunitas, pelaku UMKM, seniman, generasi muda dan seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi dalam satu gerak bersama.

“Itulah makna yang boleh tercipta dalam Collaboration of Spirit di TIFF tahun ini. Kolaborasi ada ketika kita saling mendukung dan bekerja sama. TIFF 2026 telah membuktikan bahwa ketika kita bergerak bersama, Tomohon mampu menghadirkan sesuatu yang besar,” ungkap Caroll.

Atas suksesnya pelaksanaan TIFF 2026, Wali Kota menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Mulai dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, kementerian terkait, Forkopimda, DPRD Kota Tomohon, sponsor dan mitra. Termasuk pelaku usaha, perbankan, komunitas, media, insan pariwisata, seniman, budayawan, relawan, serta seluruh panitia TIFF 2026.

Kata dia, sesungguhnya TIFF bukan hanya milik pemerintah. Yang pasti, milik masyarakat kota Tomohon juga. Di mana, telah menjadi tuan rumah yang baik. Menyambut para tamu dengan keramahan. Menjaga kebersihan dan keamanan. Bahkan memberikan wajah terbaik Tomohon kepada dunia.

“Penghargaan secara khusus juga disampaikan kepada seluruh masyarakat kota Tomohon yang telah menjadi tuan rumah yang baik selama pelaksanaan festival. Terima kasih kepada seluruh masyarakat kota Tomohon,” tuturnya.

Ia menegaskan, TIFF telah berkembang menjadi lebih dari sekedar festival. Melalui TIFF, kota Tomohon terus diperkenalkan sebagai platform pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, perdagangan, hingga diplomasi daerah. Pemerintah Kota Tomohon juga berkomitmen agar kemeriahan TIFF dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui dampak berganda terhadap perekonomian.

“Festival ini tidak hanya menghadirkan keindahan selama beberapa hari, tetapi memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat. Bunga Tomohon semakin dikenal, produk UMKM Tomohon semakin luas pasarnya dan naik kelas,” ujarnya.

Kepada generasi muda kota Tomohon, Caroll berpesan agar tidak hanya menjadi penonton dalam perubahan. Tetapi mengambil bagian dan menjadi pelaku perubahan. Jadikan teknologi sebagai alat untuk berkarya. Jadikan kreativitas sebagai kekuatan. Jadikan budaya sebagai identitas. Jadikan Tomohon sebagai tempat untuk tumbuh, berinovasi dan membangun masa depan.

“Karena masa depan kota Tomohon ada di tangan generasi muda saat ini,” ungkap Caroll.

Ia mengajak, pemerintah dan masyarakat agar terus bergandengan tangan. Senantiasa menanam harapan, menumbuhkan karya, membawa kota Tomohon untuk maju, berdaya saing dan sejahtera.

“Semoga Tuhan memberkati torang samua dan kota Tomohon. Sampai bakudapa di Tomohon International Flower Festival 2027,” tandasnya.

Pada acara penutupan tersebut juga dilaksanakan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah Lomba Tari Kolcis Se-Sulawesi Utara.

Kategori Umum:

  • Juara I: Pasutri Paroki Hati Kudus Yesus Tomohon — Piagam Penghargaan dan uang pembinaan Rp6.000.000.
  • Juara II: Pasutri Kelurahan Wailan — Piagam Penghargaan dan uang pembinaan Rp4.000.000.
  • Juara III: Kolcis Garuda Minahasa Selatan — Piagam Penghargaan dan uang pembinaan Rp2.500.000.

Kategori Pelajar:

  • Juara I: SMK Katolik Santa Familia Tomohon — Piagam Penghargaan dan uang pembinaan Rp3.000.000.
  • Juara II: SMP Kristen Rurukan — Piagam Penghargaan dan uang pembinaan Rp2.000.000.
  • Juara III: SMA Kristen 1 Tomohon — Piagam Penghargaan dan uang pembinaan Rp1.000.000.

Dilaksanakan juga Pengumuman Pemenang Float TIFF 2026

Untuk kategori Float Terfavorit berdasarkan QRIS Vote, pemenangnya adalah:

  • Terfavorit I: Bank Indonesia
  • Terfavorit II: Roger’s Hotel Tomohon
  • Terfavorit III: Bank SulutGo

Sementara untuk kategori Float Kecil:

  • Juara I: Bank Negara Indonesia (BNI)
  • Juara II: Korea Selatan
  • Juara III: Persatuan Wanita Kawanua

Untuk kategori Float Besar:

  • Juara I: PT Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong
  • Juara II: Osco Resources Perkasa
  • Juara III: Kawanua Sedunia

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Dharmawan Hutabarat, Sekretaris Daerah, Edwin Roring, S.E., M.E., Ketua TP-PKK Kota Tomohon, Jeand’arc Karundeng, Ketua Umum Panitia TIFF 2026, Levita Supit, Ketua FKUB Kota Tomohon, Julien Karwur, Kabag SDM Polres Tomohon, AKP Hentje Talumepa, Kasi Datun Kejari Tomohon, Agung Nugroho, jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kota Tomohon dan sejumlah instansi vertikal.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Thursday, August 13, 2026
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments