Saturday, May 30, 2026
HomeADVERTORIALPekan Depan, Bupati Boltim Gelar Lomba Mengaji Antar SKPD

Pekan Depan, Bupati Boltim Gelar Lomba Mengaji Antar SKPD

Penulis: Sunadio Djubair


Tutuyan – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) ditutup.

Dalam sambutan tersebut, Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto menyampaikan hal menarik, kata dia setelah kegiatan ini dirinya meminta agar panitia MTQ yang ada sekarang jangan dibubarkan, karena ada lomba lanjutan yakni lomba mengaji antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemkab Boltim.

“Insya Allah, mulai minggu depan saya akan laksanakan kegiatan itu,” tutur Sachrul.

Pria yang akrab disapa Papa Icat itu, mengungkapkan bahwa kegiatan yang ini, rencana akan dilaksanakan pada malam hari, yakni diluar jam kerja yang tidak mengganggu aktivitas kantor.

“Kepada Kabag Kesra jadwalnya kita susun ya. Insya Allah minggu depan lombanya kita laksanakan pada malam hari setelah pulang kantor,” ungkapnya.

Mantan Ketua DPRD Boltim itu pun mengatakan, sebagai bentuk motivasi dan merangsang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengikuti lomba ini, maka tentu ada hadiah yang diberikan.

“ASN yang mendapat juara satu, disertai dengan ahlaknya baik dan dalam pekerjaannya profesioanl, maka saya akan hadiahkan jabatan yang baik untuk dia,” ujar bupati.

Bahkan selain ASN, wartawan pun bisa ikut serta dalam lomba ini. Sebab, mengaji itu tak hanya untuk anak-anak saja, tapi dianjurkan bagi semua umat muslim.

“Sebagai orang yang mangaku umat muslim diwajibkan baginya untuk membaca isi Alquran,” ucapnya.

Orang nomor satu di Boltim itu juga nyampaikan, bahwa dalam membangun daerah ini jangan hanya membangun fondasi untuk gedung-gedung dan jalan. Bukan itu tujuan utama, tetapi ahlak dan mental ASN yang harus dibangun.

Sebab, ketika ASN bermental baik, ahlaknya baik dan kemampunnya juga baik, maka Bolaang Mongondow Timur itu akan menjadi daerah yang baik. Tetapi sebaliknya, jika mental dan ahlak pejabatnya buruk maka itu bisa menghancurkan daerah.

“Disitulah akan terjadi korupsi disana-sini, bahkan berbagai hal yang dilarang bakal meraka lakukan. Untuk mecegah hal tersebut, maka kita laksanakan kegiatan keagamaan ini. Gunanya, untuk menjadi filter agar mereka bisa tahu apa yang bisa dilaksanakan, dan yang tidak mereka laksanakan,“ tegas orang nomor satu Boltim ini. (Young)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Saturday, May 30, 2026
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments