Penulis: Hendra Mokorowu
Tomohon, inatara.com — Pelaksanaan kegiatan pawai bocah kota Tomohon tahun 2026, berjalan sukses. Meski dalam cuaca hujan, iring-iringan barisan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yaitu Taman-Kanak-kanak dan Sekolah Dasar (SD) kelas kecil, tetap antusias menampilkan ekspresi seni budaya daerah dari pelajar masing-masing, Senin (4/5). Ada pertunjukan tarian adat, profesi, tokoh agama, barisan drum band dan kreasi lainnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon, Juliana Karwur mengatakan, pawai bocah ini dilaksanakan dalam kerangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Kata dia, kegiatan ini menjadi wadah bagi pelajar PAUD untuk mengekspresikan diri, mengenai pencapaian, harapan dan cita-cita anak-anak.
“Ini ruang ekspresi anak-anak dalam memperlihatkan bagaimana mereka memiliki cita-cita untuk masa depan. Juga tentang bagaimana anak-anak kita merasakan pendidikan yang bermutu,” ujar Karwur kepada inatara.com
Ia menerangkan, pawai bocah tahun ini mengangkat tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”. Sebagaimana tema tersebut, dirinya mengharapkan keterlibatan dari para orang tua untuk memberi perhatian soal pendidikan anak-anak. Sehingga, generasi mendatang bisa memikiki daya saing tinggi dengan pendidikan yang berkualitas.
“Kami sangat mengapresiasi para orang tua murid yang telah menyiapkan anak-anak untuk mengikuti pawai bocah ini. Meskipun cuaca hujan, tapi semangat anak-anak untuk berekspresi pada pawai bocah sangat tinggi. Terima kasih para orang tua murid,” tutur Karwur.
Adapun, pawai bocah ini berlangsung dengan rute dimulai dari SD Katolik Santa Clara sampai Bank Sulutgo Tomohon. Kegiatan dibuka Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Octavianus Mandagi. Tampak hadir di panggung utama pawai bocah yang berada di pusat kota, yakni Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Rumajar dan pimpinan Bank Indonesia perwakikan Sulawesi Utara.


