Kunjungi Tomohon, Dian Purnomo Sebut Dua Kriteria Penulis Baik

0
194

Penulis: Josua Wajong

Tomohon – Dian Purnomo, salah satu penulis terkenal di Indonesia kunjungi kota Tomohon, tepatnya di Kantor Pusat Kajian Kebudayaan Indonesia Timur (Pukkat), Kelurahan Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara, Jumat (9/9/2022).

Denni Pinontoan yang mengenakan kemeja, didampingi Ruth Wangkai dan Leon Wilar saat menyerahkan cendramata kedapa Dian Purnomo.

Tujuan Kunjungannya di Tomohon ini, adalah dalam rangka berbagi pengetehuan serta pengalaman tentang menulis bersama sejumlah penulis di Sulawesi Utara (Sulut).

“Kedatangan Dian Purnomo di sini adalah dalam rangka pelatihan menulis. Beliau diundang Pukkat dan Komunitas Penulis Mapatik, ” kata Denni Pinontoan, Ketua Pukkat saat diwawancarai media ini usai kegiatan.

Di sela-sela sharing, Dian Purnomo bicara soal kriteria penulis yang baik.

“Kriteria menulis yang baik, ada dua. Pertama, menyelesaikan tulisannua. Kedua, terbitkan tulisannya,” sebut Dian.

Menurut penulis novel ‘Perempuan Yang Menangis Kepada Bulan Hitam’ ini, fokus dan kesabaran yang dilakukan para penulis saat menulis sangat penting, namun akan lebih baik ketika ia menerbitkan karyanya.

“Biar kita fokus dan sabar dalam menulis, selama tidak diselesaikan dan tidak diterbitkan, anda belum menjadi penulis yang baik,” ucap Dian.

Dian Purnomo bersama sejumlah penulis Sulawesi Utara di Kantor Pukkat.

Ia pun melontar harap, Sulawesi Utara, termasuk di kota Tomohon dapat menghasilkan banyak penulis yang baik sesuai kriteria penulis yang ia sampaikan.

“Semoga banyak penulis yang baik hadir di Tomohon, di Sulawesi Utara, dengan menyelesaikan tulisan lalu diterbitkan. Tidak harus diterbitkan dalam sebuah buku. Salah satu contoh kecil misalnya menulis, selesaikan, lalu posting di media sosial atau blog,” pinta Dian. (*) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here