Penulis: Sunadio Djubair
Tutuyan – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melaksanakan upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Apel Polres Boltim, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh insan Bhayangkara untuk mengenang sekaligus merefleksikan perjalanan panjang pengabdian Polri kepada bangsa, negara, dan seluruh masyarakat Indonesia.
Kapolres Boltim, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, jabatan Perwira Upacara diemban oleh Kabag Log Polres Boltim Kompol Berti Titawael, S.H., sedangkan Kapolsek Tutuyan Ipda Hardley C. Longdong, S.H., dipercaya memimpin pasukan sebagai Komandan Upacara.
Upacara tersebut turut dihadiri Wakapolres Boltim Kompol Verry A. Liwutang, S.H., M.A.P., Ketua Bhayangkari Cabang Boltim Ny. Joice Golfried, jajaran Forkopimda Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, perwakilan Kodim 1303, Kejaksaan Negeri Kotamobagu, DPRD Kabupaten Boltim, Pemerintah Daerah Kabupaten Boltim, para pimpinan instansi vertikal, para sangadi, pengurus Bhayangkari, hingga seluruh personel Polres Boltim.
Prosesi upacara diawali dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan, kemudian dilanjutkan laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara. Rangkaian berikutnya meliputi penghormatan pasukan, pemeriksaan pasukan, mengheningkan cipta, pembacaan Tribrata, hingga penyampaian amanat Presiden Republik Indonesia dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Melalui amanatnya, Presiden Republik Indonesia menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh anggota Polri atas dedikasi, kerja keras, serta pengabdian mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mendukung berbagai program strategis nasional.
Dengan mengangkat tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat Republik Indonesia”, peringatan Hari Bhayangkara tahun ini menegaskan bahwa setiap bentuk pengabdian Polri harus selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat. Polri diharapkan terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, modern, serta mampu memperoleh kepercayaan publik.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa tantangan yang akan dihadapi Polri ke depan semakin kompleks, seiring perkembangan teknologi, dinamika geopolitik global, ancaman kejahatan siber, hingga meningkatnya harapan masyarakat terhadap kualitas pelayanan kepolisian. Karena itu, Polri dituntut terus bertransformasi menjadi institusi yang prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan, dan adaptif dalam menghadapi berbagai perubahan.
Presiden juga mengarahkan seluruh jajaran Polri agar terus memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas, mengembangkan sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas, memperkuat fleksibilitas organisasi dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis, serta menjaga legitimasi institusi melalui pelayanan yang berkualitas dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 juga menjadi momentum untuk merefleksikan berbagai keberhasilan Polri dalam mendukung program pemerintah. Di antaranya melalui penguatan ketahanan pangan nasional, dukungan terhadap program makan bergizi gratis, pemberantasan narkoba dan perjudian online, hingga pengamanan berbagai proyek strategis nasional demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polres Bolaang Mongondow Timur kembali menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban wilayah, penegakan hukum yang profesional, serta upaya membangun kepercayaan publik yang semakin kuat terhadap institusi Polri.
Sebagai penutup, upacara diakhiri dengan menyanyikan Hymne Polri, dilanjutkan pembacaan doa dan penghormatan terakhir kepada Inspektur Upacara. Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 09.00 WITA dalam suasana yang aman, tertib, dan lancar.
Semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas dan kewenangan semata, tetapi juga melalui kehadiran nyata negara dalam memberikan rasa aman, perlindungan, serta pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia. (*)


