Penulis: Sunadio Djubair
Tutuyan – Karang Taruna Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) turut meramaikan World Cleanup Day (WCD) atau aksi bersih-bersih terbesar di dunia.
Agenda berlangsung di 3 titik lokasi strategis dan utamanya dipusatkan di Desa Kotabunan Selatan (Kotsel), Kecamatan Kotabunan, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (16/9/2023).
Ketua Karang Taruna Kabupaten Boltim, Mohamad Taufik Mamonto, juga turut mengajak kepada Karang Taruna Kecamatan hingga desa se-Kabupaten Boltim.
Taufik mengatakan, ajakan kepada seluruh Karang Taruna baik tingkat desa maupun Kecamatan itu mengacu pada surat instruksi Karang Taruna Boltim Nomor 004/PKT-KBT/SP/IX/2023 yaitu bersih-bersih lingkungan sekitar dalam rangka World Cleanup Day.
“Dalam kegiatan WCD ini kami memberikan ajakan kepada seluruh pengurus Karang Taruna kecamatan, desa dan masyarakat mengadakan aksi bersih-bersih di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Jon ini juga menuturkan bahwa, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kolaboratif untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mempromosikan kesadaran akan pentingnya menjaga bumi kita.
“Ini adalah bukti nyata kolaborasi antara Pemerintah, Karang Taruna dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan kita. Bersama-sama kita peduli dan sadar akan pentingnya hidup bersih dan bebas sampah,” ucapnya.
Sementara itu, Camat Kotabunan Idrus Paputungan yang turut hadir dalam kegiatan pembersihan ini, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Karang Taruna Boltim, Pemerintah Desa (Pemdes) Kotsel Tim WCD Boltim, PT. Arafura Surya Alam (ASA) dan masyarakat yang turut serta dalam aksi tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan World Cleanup Day Boltim dan menaruh harapan semoga kegiatan ini terus digalakkan, karena kebersihan merupakan tanggung jawab bersama untuk Kecamatan Kotabunan yang bersih dan sehat,” ujar Paputungan.
Nada positif juga disampaikan Sangadi (Kepala Desa-red) Kotsel Yuliana Potabuga, dalam acara World Cleanup Day. Kata dia, selaku tuan rumah WCD Boltim 2023, dirinya berharap bahwa kegiatan dilaksanakan secara rutin oleh Pemdes, Karang Taruna, perusahaan dan anak-anak pencinta alam.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan lingkungan dan menumbuhkan cinta alam dan hidup bersih,” tutur wanita berparas cantik itu.

Pantauan media ini, selama aksi bersih-bersih, peserta WCD bekerja keras membersihkan berbagai lokasi di beberapa titik, Kecamatan Kotabunan Pantai Tanjung Kotabunan dan Kali Togulu. Kecamatan Nuangan di jalan umum dan Pantai Iyok serta Kecamatan Modayag Barat membersihkan selokan.
Diketahui, saat aksi selesai keadaan sekitar lokasi pembersihan pun terlihat lebih bersih dan segar. Sampah-sampah yang telah berhasil dikumpulkan oleh perserta WCD menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi Pemerintah, lintas kepemudaan dan pihak swasta dapat menghasilkan perubahan positif dalam menjaga keindahan Kabupatrn Boltim dan mewujudkan lingkungan yang bebas dari sampah. (Young)


