Penulis: Sunadio Djubair
Tutuyan – Para peserta Ujian Paket Kesetaraan (UPK) yang belum sempat mengikuti ujian telah ditemui.
Berbagai upaya pun telah dilakukan oleh Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), agar para peserta bisa ikut ujian.
Terlihat, sampai hari ini Kepala SPNF SKB Anton Paputungan bersama staf tidak berhenti menemui para peserta hingga disusul sampai ke rumah.
“Jadi ada beberapa peserta ujian sudah kami hubungi bahkan kami temui di rumah mereka masing-masing. Kebanyakan yang kami temui itu, dari Desa Motongkad dan Molobog,” kata Kepala SPNF Anton Paputungan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/5/2022).
“Tapi kami akan nego dulu untuk menambah waktu. Sedapat mungkin sampai hari Sabtu. Kalau sampai hari sabtu tidak ikut lagi, dan sudah berbagai macam upaya kami lakukan, tentunya ya sudah sampai di situ,” sambung Paputungan.
Mantan Kepala Seksi Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) ini menyebutkan, bahwa sudah berbagai macam upaya yang dilakukan dengan tujuan agar seluruh peserta dapat mengikuti ujian. Dirinya juga akan berkoordinasi dengan pihaknya provinsi terkait batas waktu penginputan nilai.
“Sudah berbagai macam upaya yang kami lakukan. Artinya sekarang semua kemudahan kami berikan setelah batas waktu, yang jelas kami akan terus berkoordinasi dengan provinsi samapai batas waktu pengimputan nilai, karean nilai ini setelah diinput, itu yang jadi dasar mereka untuk mengambil ijazah,” ucapnya.
“Selagi pihak provinsi masih membuka ruang ataupun aplikasi masih membua ruang kami menginput nilai, kami akan tetap layani peserta yang datang melakukan ujian susulan. Tapi kami belum melakukan nego. Kami akan berkoordinasi dulu dengan pihak provinsi,” tutup Alumni IAIN Gorontalo Angkatan 2008 itu. (Young


