Penulis: Hendra Mokorowu
Tomohon, inatara.com – Kota Tomohon memiliki kans luas untuk pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Ini lantaran adanya dukungan sektor pariwisata, sumber daya lokal serta kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. Demikian Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang UMKM dan Digitalisasi, Tiar Nabilla Karbala saat diwawancarai inatara.com di Michi No Eki Pakewa, Tomohon, Selasa (14/7).
Penilaian tersebut ia simpulkannya usai dirinya mengunjungi sejumlah daerah di Sulawesi Utara, misalnya kota Manado dan beberapa wilayah lainnya. Menurut Tiar, letak Tomohon yang berdekatan dengan Manado, menjadi salah satu keunggulan tersendiri. Kemudian, Tomohon juga memiliki potensi wisata yang kuat. Salah satunya melalui penyelenggaraan Tomohon International Flower Festival, yang akan digelar dalam waktu dekat.
“Kami menyadari bahwa potensi-potensi UMKM di kota Tomohon ini sangat besar,” kata Tiar.
Setelah melihat langsung berbagai produk dan berdialog dengan para pelaku UMKM, Tiar menilai produk-produk lokal memiliki peluang yang baik untuk terus dikembangkan. Pengembangan UMKM, kata dia, tidak hanya bergantung pada dukungan pemerintah saja. Hal ini justru membutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan. Termasuk kalangan akademisi. Menurutnya, kolaborasi tersebut akan meningkatkan kualitas dan daya saing UMKM.
“Apalagi kalau akademisi sudah berperan, tentu value-nya akan berbeda dan menjadi lebih baik,” sebutnya.
Dirinya berharap, sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan dan para pelaku usaha dapat terus diperkuat. Sehingga potensi UMKM di kota Tomohon akan berkembang secara berkelanjutan. Bahkan mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.


