Monday, July 6, 2026
HomeDAERAHTOMOHONSempurnakan Rancangan KUA-PPAS Tomohon 2027, Pemkot Gelar Konsultasi Publik

Sempurnakan Rancangan KUA-PPAS Tomohon 2027, Pemkot Gelar Konsultasi Publik

Penulis: Hendra Mokorowu

Tomohon, inatara.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) menggelar konsultasi publik. Kegiatan ini dilaksanakan di Anugerah Hall Tomohon, Senin (6/7). Bertujuan untuk menyempurnakan rancangan kebijakan umum anggaran (KUA) dan rancangan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) kota Tomohon tahun anggaran 2027.

Konsultasi publik ini dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tomohon, Edwin Roring, S.E., M.E., mewakili Wali Kota, Caroll Senduk, S.E. Sekda menyampaikan, konsultasi publik merupakan tahapan penting dalam proses penyusunan APBD yang tidak hanya menjadi amanat peraturan perundang-undangan. Tetapi juga sebagai wadah membangun komunikasi, menyerap aspirasi masyarakat serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Melalui forum ini diharapkan terwujud APBD yang terbuka, partisipatif, tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Roring membacakan sambutan Wali Kota Tomohon.

Penyusunan KUA-PPAS 2027 diarahkan untuk mendukung tema pembangunan RKPD Tomohon 2027, yaitu “Percepatan Transformasi Pembangunan Inklusif Melalui Penguatan SDM, Ekonomi Daerah dan Ketahanan Lingkungan.” Tema tersebut menegaskan komitmen Pemkot Tomohon dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat perekonomian berbasis potensi lokal serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Untuk mendukung pencapaian sasaran tersebut, Pemkot Tomohon menetapkan delapan prioritas pembangunan tahun 2027. Pertama, peningkatan kerukunan umat beragama, nilai-nilai budaya, demokrasi dan karakter kebangsaan. Kedua peningkatan produktivitas pertanian dan sistem ketahanan pangan berkelanjutan. Ketiga, peningkatan kualitas infrastruktur, ketahanan terhadap bencana dan perubahan iklim, serta pengelolaan lingkungan hidup.

Keempat, peningkatan pariwisata yang maju dan berkelanjutan. Kelima, peningkatan produktivitas, daya saing daerah, produk unggulan daerah serta investasi. Keenam, peningkatan dan pemerataan kualitas pendidikan, kesehatan, daya saing tenaga kerja bahkan perlindungan sosial yang adaptif dan inklusif. Ketujuh, peningkatan pelayanan publik, digitalisasi layanan, inovasi daerah dan reformasi birokrasi. Kedelapan, stabilitas keamanan dan ketertiban daerah.

Sekda menerangkan, target pembangunan makro 2027, di antaranya pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5,80–6,25 persen. Penurunan angka kemiskinan menjadi 4,80–5,00 persen. Penurunan tingkat pengangguran terbuka pada kisaran 6,56–7,30 persen. Peningkatan indeks pembangunan nanusia menjadi 80,75–80,88. Peningkatan kualitas lingkungan hidup.

    “Seluruh target tersebut akan didukung melalui pengelolaan APBD yang efektif, efisien, transparan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” sebut Roring.

    Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan kota Tomohon yang maju, berdaya saing dan sejahtera. Sekaligus mempertahankan berbagai prestasi yang telah diraih. Termasuk opini wajar tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan, yang berhasil dipertahankan selama 13 tahun berturut-turut.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Tomohon, Danny Liuw, S.Kom., M.M., Kepala Bapelitbangda Kota Tomohon, Jaqueline Mangulu, jajaran Pemkot Tomohon serta seluruh peserta konsultasi publik.

    RELATED ARTICLES

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Monday, July 6, 2026
    - Advertisment -spot_img
    - Advertisment -spot_img

    Most Popular

    Recent Comments