Penulis: Hendra Mokorowu
Medan, inatara.com — Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk, S.H., bersama Wakil Wali Kota, Sendy Rumajar, S.E., Mi.Kom., menghadiri secara langsung kegiatan rapat kerja nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tahun 2026. Agenda yang dibuka Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto ini berlangsung di Grand City Hall, Jalan Balai Kota, Medan, Sumatera Utara, Rabu (1/7).
Saat membuka Rakernas, Arya mengatakan, kepala daerah saat ini menghadapi sedikitnya empat tantangan utama. Tantangan dimaksud, yakni dinamika geopolitik global, pengawalan kebijakan strategis nasional, pemenuhan janji kampanye. Bahkan perkembangan algoritma media sosial yang turut memengaruhi persepsi publik terhadap kinerja pemerintah.
”Solusi atas berbagai tantangan itu sesungguhnya ada di daerah. Praktik-praktik terbaik ada di lingkungan kawan-kawan kita sendiri,” tutur Arya sembari mendorong pemerintah kota (Pemkot) terus berinovasi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah.
Di kesempatan ini, Caroll Senduk menegaskan, Rakernas XVIII Apeksi merupakan forum strategis bagi Pemkot guna memperkuat kolaborasi, penyelarasan program pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kehadiran para kepala daerah menurutnya merupakan ruang untuk menjalin sinergi dan kerja sama antardaerah, saling belajar dan bertukar informasi guna mewujudkan pembangunan yang maksimal.
”Juga wadah yang menghimpun gagasan, inovasi dan solusi yang dapat kita implementasikan di daerah masing masing. Kiranya dalam Apeksi yang mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat” ini, kita dapat menghasilkan solusi konkret terhadap berbagai persoalan. Termasuk bagaimana strategi peningkatan pendapatan asli daerah,” tandas Caroll, yang dalam acara ini, juga didampingi Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Edwin Roring, S.E., M.E.


