Thursday, June 25, 2026
HomeDAERAHTOMOHONCaroll Senduk Buka FGD Kelitbangan Tomohon

Caroll Senduk Buka FGD Kelitbangan Tomohon

Penulis: Hendra Mokorowu

Tomohon, inatara.com — Wali Kota, Caroll Senduk, S.H., membuka kegiatan focus group discussion (FGD) Kelitbangan (Sidang Majelis Pertimbangan Kelitbangan) Kota Tomohon. Kegiatan ini dilaksanakan di command center Pemerintah Kota Tomohon, Selasa (23/6). Di kesempatan ini, Caroll juga meluncurkan aplikasi Tomohon Andal (Analisis Data dan Laporan).

Dikatakan wali kota, kelitbangan berkaitan dengan perencanaan pembangunan daerah yang diatur Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2016. Ini tentang pedoman penelitian dan pengembangan di Kementerian Dalam Negeri dan pemerintahan daerah. Di mana, perencanaan berkualitas harus didasarkan pada data dan fakta akurat, yang dihasilkan lewat proses kelitbangan.

Melalui Peraturan Wali Kota (Perwako) Tomohon Nomor 21 Tahun 2025, tentang rencana induk serta peta jalan ilmu pengetahuan dan teknologi tahun 2025-2029. Perwako ini telah memberikan panduan strategi dan arah kebijakan riset inovasi. Di antaranya, meningkatkan relevansi riset dan inovasi melalui penguatan jejaring inovasi yang mendukung kebutuhan daerah. Hal ini berfokus pada kualitas, sertifikasi, desain dan digital branding. Peningkatan daya saing daerah melalui penguatan UMKM / industri berbasis produk unggulan daerah. Memperkuat literasi hak kekayaan intelektual dan menyediakan layanan pendampingan pendaftaran paten, merek, serta desain industri. Mendorong pengembangan ekonomi kreatif yang mengangkat budaya lokal serta pemanfaatan digitalisasi.

Strategi dan arah kebijakan digunakan sebagai peta jalan yang menjamin keberlanjutan dan keberhasilan pembangunan di kota Tomohon. Selanjutnya, sasaran inovasi daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Tentu melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran masyarakat serta peningkatan daya saing daerah.

“Untuk itu, saya memberikan apresiasi kepada perangkat daerah yang telah dan terus melahirkan inovasi-inovasi baru setiap tahun. Kita ketahui bersama, inovasi menjadi indikator utama dalam berbagai penilaian penghargaan. Di antaranya penurunan stunting, kemiskinan, pengangguran dan kota layak anak,” kata Caroll.

Di kesempatan yang sama, telah diluncurkan aplikasi Tomohon Andal. Aplikasi ini dapat memantau data kependudukan, keberadaan penduduk miskin, pengangguran, stunting, penerima bantuan sosial, pemenuhan kebutuhan dasar, lahan pertanian kelurahan, hingga tingkat keamanan lingkungan yang terintegrasi dan dapat diakses kapan saja.

Wali kota menekankan, proses inputan harus mendapat perhatian secara berjenjang. Mulai dari pejabat eselon dua dan tiga, camat-camat, hingga para lurah. Sehingga nantinya data yang dihasilkan berkualitas dan akurat. Ia berharap inovasi dalam aplikasi Tomohon Andal ini, dapat membantu perencanaan dan evaluasi kebijakan Pemerintah Kota Tomohon.

“Kiranya forum ini menjadi wadah kolaborasi yang produktif untuk memperkuat sinergi kuat antara pemangku kepentingan. Sasarannya, untuk terus berupaya mendukung terwujudnya pembangunan kota Tomohon yang maju, berdaya saing dan sejahtera,” harap Caroll.

Turut hadir, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Tomohon, Oktaria Gaib, tim pengembangan aplikasi Andal, yaitu Reonaldy Berikang, Ferdinand Maleke dan Juliandri Surentu serta jajaran Pemerintah Kota Tomohon.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Thursday, June 25, 2026
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments