Penulis: Hendra Mokorowu
Tomohon, inatara.com — Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K), FISR. berkunjung ke Kota Tomohon, Kamis (9/4). Kunjungannya bersasar ke Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anugerah Tomohon. Wamenkes diterima langsung Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk S.H., didampingi Ketua TP-PKK, drg. Jeand’arc Karundeng.
Wamenkes sembari didampingi Wali Kota Tomohon dan Direktur BLUD RSUD Anugerah Tomohon dr. Irene Pandeiroot, M.Kes. berkeliling dan melihat secara langsung pelayanan kesehatan di setiap ruangan. Kesempatan ini, Caroll menyampaikan selamat datang dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Wamenkes atas komitmen dalam mendorong peningkatan pelayanan kesehatan di Tomohon
“Kami mengharapkan bantuan dan dukungan dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan RI kepada kota Tomohon. Ini demi terwujudnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di kota Tomohon,” ujar Caroll.
Wamenkes menyebut, pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan telah menyiapkan bantuan peralatan kesehatan untuk BLUD RSUD Anugerah Tomohon. RSUD Anugerah Tomohon menjadi salah satu dari sekian banyak BLUD di Sulut yang dikunjungi untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana.
“Saya datang ke sini untuk memeriksa kesiapan alat-alat yang ada. Sekaligus menyosialisasikan program pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yakni peningkatan gizi masyarakat melalui pemberian makanan bergizi,” tutur Benjamin.
BLUD RSUD Anugerah Tomohon akan mendapatkan bantuan alat kesehatan jantung lengkap. Termasuk peralatan pendukung seperti ventilator serta peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit. Pemerintah saat ini memfokuskan penanganan pada penyakit dengan angka kematian tertinggi di Indonesia, seperti jantung, stroke dan tuberkulosis (Tbc.
“Saya meminta dukungan Pemerintah Kota Tomohon dalam percepatan penanganan Tbc. Berdasarkan data, terdapat sekitar 540 rumah dengan kasus Tbc di Tomohon yang menjadi target prioritas,” sebut Wamenkes.
“Sebab itu dia menekankan agar tahun ini harus diperiksa 100 persen. Sekitar 2.500 warga akan kami lakukan pemeriksaan langsung di rumah, dibiayai oleh Kementerian. Kami juga menyiapkan obat pencegahan bagi keluarga yang berisiko,” sambungnya.
Hadir juga istri Wamenkes RI, Irene Taroreh, tenaga ahli kementerian kesehatan, dr. Iwan Trihapsoro, Dirut RSUD Kandouw Manado, Dr. dr. Starry Rampengan, ajudan pribadi Presiden RI, Fraya Wowor, Plt. Kadis Kesehatan Provinsi Sulut, Dr. Rima Lolong dan Jajaran Pemerintah Kota Tomohon. (*)


