Penulis: Sunadio Djubair
Gorontalo – Sanggar Motolipu’ dari Forum Pelajar Mahasiswa Indonesia Bolaang Mongondow Timur (Formasi Boltim) menampilkan keindahan Tarian Kreasi Moraoy pada malam puncak penutupan Legislative SulutGo Expo 2023 di lapangan Taruna Remaja kota Gorontalo, beberapa waktu lalu.
Tarian yang menggabungkan elemen tradisional, modern, dan kontemporer ini mengambil inspirasi dari lagu khas daerah Bolaang Mongondow, Moraoy, yang diciptakan oleh almarhum Ama’ Bernard Ginupit dan diaransemen ulang oleh Beranda Rumah Mangga Braga Indie Project.
Dalam acara penutupan yang meriah ini, Sanggar Motolipu’ menjadi utusan resmi dari DPRD Boltim untuk mewakili keanekaragaman budaya daerah mereka. Tarian Kreasi Moraoy yang dibawakan oleh sanggar ini mencuri perhatian para penonton dengan gerakan yang enerjik, koreografi yang apik, dan pesan yang dalam.
Moraoy sendiri merupakan lagu yang menjadi ciri khas masyarakat Bolaang Mongondow.Diciptakan oleh mendiang ‘Ama’ Bernard Ginupit, lagu ini memiliki makna mendalam yang menggambarkan kehidupan, kecintaan, dan semangat masyarakat setempat. Beranda Rumah
Mangga Braga Indie Project kemudian mengaransemen ulang lagu tersebut dengan sentuhan musik yang segar dan kontemporer, menciptakan suasana yang lebih dinamis dan modern.
Dalam tarian kreasi ini, Sanggar Motolipu menggabungkan unsur-unsur tari tradisional kabela dan dana-dana dengan gerakan-gerakan modern dan kontemporer. Melalui kolaborasi tersebut, mereka berhasil membawa keindahan dan kekuatan budaya Bolaang Mongondow Timur ke panggungyang lebih luas.
Wakil Ketua DPRD Boltim, Muhammad Jabir, mengungkapkan kebanggaannya terhadap Mahasiswa Boltim lebih khusus Sanggar Motolipu’ dari Paguyuban FORMASI Boltim yang telah berhasil mengangkat nama daerah di tingkat provinsi.
“Rasa bangga terhadap Mahasiswa Boltim lebih khusus Sanggar Motolipu’ serta pentingnya melestarikan dan mempromosikan budayadaerah sebagai identitas yang unik dan berharga,” tutur Jabir.
Penampilan Sanggar Motolipu mendapat sambutan meriah dari penonton, yang memberikan tepuk tangan dan sorakan yang bergemuruh setelah penampilan mereka usai.
Ia berharap, kehadiran Sanggar Motolipu’ dan tarian kreasi Moraoy ini dapat memperkaya kebudayaan Sulawesi Utara (Sulut) dan mempromosikan warisan budaya yang kaya dari daerah Bolaang Mongondow.
Dengan penampilan yang memukau dan pesan yang mendalam, Sanggar Motolipu’ dari Boltim telah berhasil mencuri perhatian dalam penutupan Legislative SulutGo Expo 2023.
Mereka membuktikan bahwa seni tari mampu menjadi sarana yang kuat untuk menyampaikan pesan budaya dan menghubungkan masyarakat melalui ekspresi seni. (Young)


