Penulis : Josua Wajong
Jayapura – Menyambut acara pembukaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) ke VI di Kabupaten Jayapura, masyarakat adat Sulawesi Utara (Sulut) melakukan ziarah kultura di situs megalitikum Tutari di Kampung Doyo, Distrik Waibu, Jayapura. Ziarah ke salah satu situs budaya yang sangat penting bagi masyarakat adat Papua ini dilakukan Minggu (23/10/2022).

Kepada Intara.Com, Kharisma Kurama, Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Wilayah Sulut menuturkan, ziarah ini adalah bentuk penghormatan bagi leluhur di tanah Papua.
“Jadi ajaran leluhur kami ketika datang ke suatu tempat, kami wajib melakukan sumigi atau penghormatan kepada pemilik tanah,” kata Kharisma.
Ditambahkan, kegiatan ini juga sekaligus sebagai simbol permohonan izin kepada para leluhur di tanah Papua agar kegiatan Kongres AMAN ke-VI bisa berlangsung dengan baik.
“Sebelumnya kami juga sudah menjumpai memberi salam hormat dari Minahasa, Sulawesi Utara, dan memohon izin kepada Ondoafi setempat. Ini wujud penghormatan kami kepada para tetua adat dan masyarakat adat yang kami datangi,” jelas Kharisma.
Proses upacara adat ini dipimpin oleh para tetua adat yang datang langsung dari tanah Minahasa, di antaranya Tonaas Rinto Taroreh dan Tonaas Supit Karundeng.(*)


