Tahun Ini Kecamatan Kotabunan-Modayag Jadi Target Sertifikasi Tanah

0
488
Yandry D.R. Rory S.SiT., M.Si.

Penulis: Sunadio Djubair

Tutuyan – Sertifikasi tanah di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Dipacu. Kecamatan Kotabunan dan Modayag jadi target utama Program sertifikasi tanah.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Boltim, Yandry D.R. Rory S.SiT., M.Si., saat melakukan agenda buka bersama dengan Insan Pers, yang berlangsung di Kantor Pertanahan Boltim, Kamis (22/4/2021).

“Kegiatan atau program di BPN saat ini, sama seperti yang ada di kantor pertanahan di seluruh Indonesia, kita melaksanakan sertifikasi tanah untuk rakyat. Lewat kegiatan pendasaran tanah sistimatis lengkap tahun ini target kita sebanyak lima ribu bidang dan lokasinya itu ada di Kecamatan Kotabunan dan Kecamatan Modayag,” ucap Yandry kepada Insan Pers yang hadir.

Menurut Yandry, Pihaknya akan melakukan Pendasaran sistimatis lengkap itu, serta harus memetakan satu desa lengkap. Pasalnya, target hanya sedikit satu desa hanya mendapat jatah 25 bidang, satu kabupaten biasanya hanya mendapat jatah 500 bidang.

“Konsep pendasaran tanah sistimatis lengkap itu, harus mematakan satu desa lengkap, biasanya kegiatan ini dikenal dengan Proyek Nasioanal (Prona-red). Prona itu, biasanya targetnya hanya sedikit satu desa hanya mendapat jatah 25 bidang, satu kabupaten biasanya hanya mendapat jatah paling tinggi mungkin 500 bidang,” tutur Yandry.

Ia mengatakan, semua bidang tanah tersebut akan dipetakan, kemudian target dalam satu desa tidak terbatas dan akan diterima semua, karena tujuannya untuk membuat peta desa lengkap.

“Saat ini konsepnya itu, kalau misalnya satu desa itu akan kita laksanakan kegiatan pendasaran sistimatis lengkap, itu memang semuanya. Semua bidang tanah itu dipetakan kemudian target dalam satu desa itu tidak terbatas dan itu akan diterima semua karena tujuannya itu untuk membuat peta desa lengkap. Jadi, di samping kami membuat serifikat modal kami itu jadi peta desa lengkap mungkin itu kegiatan dari BPN saat ini,” ungkapnya.

Menariknya, program tersebut akan mengarah di dua Kecamatan yakni Kotabunan dan Modayag, sebab semua desa yang ada di dua Kecamatan saat ini belum lengkap.

“Kenapa masih kecamatan Kotabunan dan Modayag, karena dua Kecamatan ini semua desa belum lengkap, kita belum petakan secara utuh kita sambung lagi tahun ini supaya menjadi lengkap,” pungkasnya. (Yong)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here