Seragam Banteng di SMA Negeri 1 Tomohon Jadi Sorotan

0
2610

Penulis: Josua Wajong

Tomohon – Polemik vaksinasi Covid-19 di SMA Negeri 1 Tomohon masih terus bergulir di tengah publik. Setelah disorot karena pelaksanaannya dinilai tidak menaati protokol kesehatan (prokes), kini giliran seragam peserta vaksin menuai reaksi kritis sejumlah kalangan.

Nada kritis kali ini dilayangkan Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon, Ir. Miky Junita Linda Wenur, M.A.P. Ia mengatakan, menggunakan seragam dengan gambar khas salah satu partai politik adalah prilaku tidak terpuji.

“Sehubungan degan pakaian yang digunakan (dalam kegiatan vaksinasi), terkait warna tentu menjadi hak pribadi. Dan kalaupun itu seragam guru, saya kira sah-sah aja. Tetapi yang menjadi persoalan di sini, ketika seragam atau pakaian yang digunakan diembel-embeli dengan gambar, lambang dari partai politik. Ini dipakai oleh ASN (Aparatur Sipil Negara) atau honorer di lingkungan sekolah dalam kegiatan sekolah,” ujar Wenur.

Menurutnya, aksi seperti itu tidak sepantasnya dipertontonkan di lembaga pendidikan dan diperagakan para guru dan pegawai ASN, serta tenaga honorer di sekolah.

“Tentu ini tindakan tidak terpuji dan tidak patut dilakukan. Saya kira yang seperti ini biasanya orang-orang yang ‘asal bapak senang’ (ABS), walaupun sebenarnya sudah melanggar aturan,” tandas Wenur.

Diketahui, Selasa (13/4/2021), SMA Negeri 1 Tomohon telah menggelar kegiatan vaksinasi bagi para guru dan pegawai di sekolah tersebut. Para peserta yang divaksin terlihat menggunakan seragam merah dengan gambar banteng. Gambar yang identik dengan lambang partai politik tertentu. (Son)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini