Seorang Bocah Tewas Tenggelam di Pemandiaan Air Terjun

0
632

Penulis: Glendy Walujan

Tondano – Nasib Tragis dialami bocah kelas 6 SD, Reinaldy Lumi (11). Warga Desa Kembes Satu, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa ini tewas tenggelam di sungai yang diketahui berkedalaman sekitar 7 meter, di Desa Kembes Dua, Kecamatan Tombulu, Kamis (22/4).

Diketahui dari penuturan Firsa Tania, warga setempat, kejadian terjadi sekitar pukul 13.00 siang.

“Korban yang tewas tenggelam bersama rekan -rekannya bepergian ke pemandian atau sungai yang ada air terjunnya. Mereka pun loncat dari air terjun,” jelas Tania.

Lanjut Tania, ketika korban Reinaldy melompat, dia sudah tak muncul lagi ke permukaan. Ketiga temannya pun langsung panik dan lari meminta pertolongan masyarakat terdekat.

“Setelah itu langsung menghubungi pemerintah desa dan Polsek yang langsung ke TKP. Ada sekira dua jam petugas dan masyarakat mencari korban, baru akhirnya diketemukan,” jelasnya sembari menambahkan bahwa jenazah korban tersebut saat ini sudah berada di rumah duka.

Audy Kindangen, Hukum Tua (Kepala Desa) Desa Kembes Satu, membenarkan bahwa korban tewas meminggal tenggelam tersebut adalah warga desa yang berdomisili di Desa Kembes Satu, Kecamatan Tombulu.

Sementara itu, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Tombulu, Iptu Djemi Worang setelah dikonfirmasi menuturkan bahwa kronologi kejadian korban tewas tenggelam memang benar berlokasi di sungai Salusem Desa Kembes Dua.

“Korban tewas tenggelam, ada bersama-sama deng beberapa rekannya mandi di sungai pada siang hari. Sesampainya di lokasi pemandian, korban pun berinisiatif melompat duluan. Setelah ditunggu beberapa waktu, korban pun tak kunjung muncul ke permukaan,” ujar Kapolsek Worang.

Ia menambahkan, selang beberapa waktu korban tak kunjung nampak di permukaan, dengan perasaan panik teman-teman korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada masyarakat yang berkebun dekat lokasi kejadian.

“Ini murni kecelakan tunggal yang disebakan oleh kelalaian korban yang tidak mengetahui bahwa lokasi pemandian memiliki dasar yang dangkal dan dipenuhi lumpur,” pungkas Worang. (Son)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here