Sehan Landjar Pesan 3 Hal Penting Untuk Anak Bangsa

0
344

 

Penulis: Sunadio Djubair

Tutuyan – Di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar, S.H., berpesan kepada calon pemimpin bangsa.

Tiga hal penting itu dititipkan Landjar kepada anak bangsa dalam diskusi virtual yang digelar International Republican Institute (IRI), Emerging Leaders Academy, National Forum Online, Senin (15/6/2020).

“Saya berhadapan sekarang atau berdialog dengan tidak kurang dari seratus calon pemimpin masa depan bangsa. Saya peringatkan, virus corona hanya satu dari sekian banyak permasalahan bangsa. Tentunya untuk menghentikan virus corona, apa yang kita lakukan sekarang di masing-masing daerah sesuai dengan kapasitas, tingkat kesulitan. Tapi upaya yang dilakukan sudah berjalan dengan baik, tidak perlu terlalu dikhawatirkan,” kata Landjar.

“Saya hanya menitipkan kepada anak-anak bangsa yang saat ini ikut dialog, tentunya dari tingkat ilmu pengetahuan, etika berpikir anak bangasa Indonesia tidak kalah. Semuanya mempunyai kemampuan untuk melakukan terobosan hari ini dan masa depan. Tapi masih ada masalah yang sampai sekarang belum terselesaikan yaitu masalah moral dan etika,” ketus Landjar.

Ditegaskan, moral menjadi sangat penting bagi generasi hari ini. “Saya dalam banyak kesempatan hanya selalu menyampaikan kepada generasi muda, bahwa ilmu pengetahuan, kemampuan, etika kita berpikir positif ke depan, itu tidak cukup kalau tidak dibalut, dilandasi oleh moral,” tuturnya.

“Makanya saya titip cuma satu. Kekurangan kita ada pada tiga hal yang perlu ditingkatkan. Pertama, para calon pemimpin itu, pelihara baik-baik sabar. Kesabaran penting. Kedua, rasa malu dan yang ketiga menghargai hak orang. Karena tiga ini adalah sumber permasalahan secara personel, secara pribadi kepada seorang pemimpin yang mengelola uang dan mengelola negara,” urainya.

Menurut Bupati Boltim dua periode itu, tidak hanya pada etika dalam artian cara berpikir ke depan yang positif, tapi moral. “Moral inilah yang merusak. Inilah ancaman yang paling berat, dan jauh lebih berat daripada Covid-19 di bangsa kita ini,” sebutnya.

“Kenapa itu terjadi, karena kita kurang memelihara tiga hal. Yang pertama, sabar. Terburu-buru ingin suka kaya sehingga merampok uang rakyat. Tidak ada petani di pematang sawah yang ditangkap penegak hukum karena menyelewengkan uang, semua orang terpelajar, semuanya orang yang mempunyai predikat sarjana. Yang kedua, tidak ada rasa malu. Melakukan kesalahan karena tidak ada rasa malu. Yang ketiga, tidak menghargai hak milik orang. Kita tahu bukan milik kita, ada hak orang justru kita ambil,” tutur Landjar.

Pria yang sarat pengalaman di dunia politik itu menyebut, jika menjadi pemimpin, tiga hal yang paling penting dan wajib di implementasikan.

“Kepada adik-adik saya, saya lihat banyak dari partai politik, dari organisasi kepemudaan. Tips saya itu kalau baik, tolong dicatat dan bisa didiskusikan tiga hal itu. Untuk menjadi pemimpin, tiga hal itu yang paling penting, karena kalau cara berpikir, saya kira anak bangsa tidak kalah dengan bangsa lain. Tapi tiga hal ini yang perlu dan menjadi kewajiban kita,” paparnya.

“Saya setelah melihat kesalahan yang dilakukan oleh para pemimpin, bukan karena tidak tahu agama, bukan karena tidak tahu hukum, yang ketiga bukan karena tidak punya duit. Ternyata setelah saya melakukan lagi secara pribadi, ternyata bukan karena tidak tahu agama, bukan karena tidak kaya, bukan karena tidak tahu hukum, tapi tiga hal itu. Tidak sabar, tidak punya rasa malu, dan tidak menghargai hak orang,” kunci Bupati Landjar.

Diketahui, diskusi virtual melalui video conference itu, selain Bupati Boltim Sehan Landjar, juga menghadirkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini