Rapat Paripurna DPRD Tomohon Nuansa Budaya, Sundah: Terima Kasih Pejuang

0
352

Penulis: Josua Wajong

Tomohon – Nuansa kebudayaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) kota Tomohon ke-18. Salah satunya, saat rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon, dalam rangka memperingati HUT ke-18 Kota Tomohon, Kamis (28/1/2021).

Rapat paripurna yang menggunakan terjemahan Bahasa Tombulu tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Djemmy J. Sundah, S.E, didampingi Wakil Ketua Drs. Johny Runtuwene dan Erens D Kereh, AMKL, serta Sekretaris DPRD F.F Lantang, S.STP.

Djemmy Jerry Sundah

Ketua DPRD saat memimpin sidang mengatakan, peringatan HUT ke-18 Kota Tomohon kali ini harus dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Berharap diberikan kesehatan, kekuatan, dan semangat agar bisa melalui masa sulit ini.

“Saat ini kita sedang melalui krisis Covid–19, krisis yang memakan begitu banyak nyawa. Krisis yang menjadi tantangan luar biasa bagi negara kita dan seluruh dunia, bahkan bagi daerah kita kota Tomohon,” kata Sundah.

Walau demikian, menurut Sundah dari krisis ini masyarakat mendapatkan banyak sekali hikmah dan pembelajaran yang bisa diterapkan saat ini dan setelahnya.

“Untuk pertama kalinya, kita bekerja dari rumah, beribadah dari rumah bahkan belajar dari rumah, kita menggunakan tools atau perangkat baru, dan menyadari bahwa sebenarnya pekerjaan kita bisa kita lakukan di manapun,” terang Sundah.

Diungkapkanya juga, hari jadi kota Tomohon diperingati sebagai bentuk ungkapan syukur atas dinamika perjalanan pembangunan sejak terbentuknya kota Tomohon, delapan belas tahun lalu hingga saat ini.

“Pada momentum ini, izinkanlah saya atas nama pemerintah dan masyarakat kota Tomohon mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pejuang, perintis dan pendiri kota Tomohon, yang telah memberikan kontribusi nyata dalam pencapaian kemajuan pembangunan di kota Tomohon hingga seperti saat ini,” tutup Sundah.

Dalam rapat paripurna ini, tampak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon, serta para wakil rakyat yang hadir menggunakan baju adat Minahasa. (Son)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here