Nahkodai BPAN Tomohon, Lapong Cs Seriusi Persoalan Masyarakat Adat

0
942

Penulis: Josua Wajong

Tomohon – Masyarakat adat di wilayah nusantara kini tengah dihadapkan dengan sederet persoalan serius. Mulai dari ancaman identitas hingga masalah wilayah adat. Perampasan hutan adat, perusakan lingkungan, perusakan situs-situs sejarah.

Merespons persoalan ini pemuda adat Tomohon menegaskan komitmen. Siap begerak membangun rumah bersama, berjuang mengurusi wilayah adat.

Hal itu ditegaskan para Pengurus Daerah (PD) Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) Tomohon yang baru terpilih dalam Pertemuan Daerah (Perda) BPAN Tomohon, Sabtu (5/6/2021).

Dalam Perda tersebut disepakati bersama Belarmino Lapong sebagai Ketua PD BPAN Tomohon, Anugrah Pandey sebagai Sekretaris, Kurnia Surentu sebagai Bendahara.

Usai diberi mandat untuk menahkodai BPAN Tomohon, Belarmino Lapong mengatakan, akan berkomitmen untuk mengadvokasi kepentingan masyarakat adat dan berjuang bersama menjadi kelung umbanua (pelindung negeri).

“Harapannya bersama BPAN Tomohon, dapat mengadvokasi kepentingan masyarakat adat di wilayah Tomohon, yang saat ini terkesan tersembunyi dan atau bisa jadi sengaja disembunyikan,” ujar Belarmino.

“Terkait hal itu, saya akan bergerak bersama-sama teman-teman yang sevisi di Tomohon. Menjadi kelung umbanua tou muung, mengawal, menyuarakan, serta mengeksekusi aspirasi masyarakat adat di wilayah kota Tomohon pada khususnya,” jelas Belar, sapaan akarabnya usai kagiatan tersebut.

Lapong menegaskan, ada satu pesan leluhur Minahasa yang menjadi landasannya sejauh ini untuk tetap berkomitmen menjaga jatidiri sebagai tou (orang) Minahasa.

“Ada satu nasehat para leluhur yang menjadi pegangan kami, yakni ‘Kita Tumete witu tete, tinetean ni matete’. Artinya, kita mengikuti jalan yang dilalui oleh para leluhur. Penyertaan Yang Maha Kuasa dan restu leluhur akan selalu ada dalam setiap jalan pergerakan BPAN Tomohon,” kunci Belar. (Son)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here