Keluarga Yakin Kopilot SJY 182 Selamat

0
885

Penulis: Sunadio Djubair

JAKARTA – Keluarga Yakin Kopilot SJY 182 Selamat. Minggu (10/1/2021).

Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor bodi PK-CLC yang dilaporkan hilang kontak dan jatuh dalam penerbangan rute Jakarta-Pontianak di daerah perairan Kepulauan Seribu.

Pesawat dengan nomor penerbangan SJY-182 itu terbang dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Supadio di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) dengan Pilot Capten Afwan, Co Pilot Diego Mamahit, Senior Flat Attendent Yuliandika, Flat Attendent Okkky Bisma, Mia Tresetyani dan Gita Lestari. Pesawat kemudian takeoff 14.36 WIB dengan 56 penumpang, 46 Dewasa, 7 Anak dan 3 bayi.

Diego Mamahit berperan sebagai Kopilot dalam penerbangan pesawat tersebut, Kopilot berdarah Manado ini merupakan anak dari Evie Tuerah dan Boy Mamahit.

Boy Mamahit sang Ayah ternyata pernah menjabat sebagai salah satu direktur maskapai penerbangan Bouraq yang pernah beroperasi di Indonesia. (PCV).

Kopilot Pesawat Sriwijaya ini pernah bersekolah di salah satu sekokah menengah di Jakarta tepatnya di Pondok Gede.

Suami dari Ianut Christ ini sempat berkomunikasi dengan sang Istri sebelum keberangkatannya.

“Kalau saya sih memang udah beberapa hari lalu kami minggu lalu sempat tahun baruan bareng di rumah ayah kami di Pondok Gede, ya gitu. Kalau terakhir komunikasi terakhir dengan istri beliau Diego itu kemarin jam 13.40 WIB. Itu katanya sebelum take off itu di WA. Last seen-nya 13.40 WIB. Hilang kontaknya kan jam 14.28 WIB ya. Mau ngasih tau udah di airport kali, ngasih kabar sebelum jalan,” ucap Ianut.

Hilangnya Pesawat yang di Kopiloti oleh Diego ini masih membuat keluarga Kopilot syok, tapi keluarga tetap yakin kalau beliau selamat.

“Masih banget dong, masih banget, yakin banget. Apa pun yang terjadi Diego masih selamat. Saya masih percaya Tuhan pasti berikan mukjizat keajaiban,” ucapnya.
(Endo)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini