Diduga Terseret Air Sungai, Warga Desa Kombot Hilang

0
394
Foto: Babinsa Koramil 1303-06/Pinolosian Serda Wahyudin bersama sama dengan masyarakat membantu pencarian salah seorang warga Desa Kombot, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang hilang.

Penulis: Sunadio Djubair

Bolaang Uki – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1303-06/Pinolosian Serda Wahyudin bersama sama dengan masyarakat membantu pencarian salah seorang warga Desa Kombot, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang hilang. Diduga korban hanyut terseret arus sungai pada Selasa sore (18/8/2020).

Sekitar pukul 16.00 Wita Babinsa Serda Wahyudin mendapatkan laporan dari salah seorang warga binaannya, Subu Paputungan hilang diperkebunan Bage Desa Kombot. Serda Wahyudin membenarkan ada salah seorang warga binaannya yang hilang.

“Benar ada salah seorang warga Desa Kombot yang hilang diperkebunan Bage dengan dugaan awal hanyut terbawa arus sungai, sekarang proses pencarian masih terus dilakukan,” ujar Serda Wahyudin.

Menurut pengakuan Cen Jonga (45) warga Desa Kombot, Senin 17 Agustus 2020 pukul 16.00 Wita saat itu dia bersama istrinya hendak pulang ke rumah dan melewati gubuk milik korban Subu Paputungan. Dirinya mengaku masih melihat dia (Subu Paputungan,red) mengerjakan atap gubuk (Sabua, red) dan langsung melanjutkan perjalanan pulang ke Desa Kombot.

“Kemarin saya bersama istri masih melihat korban Subu Paputungan masih memperbaiki atap gubuk miliknya,” ujar Cen Jonga.

Plh Danramil 1303-06/Pinolosian Pelda Syukur mengatakan, setelah menerima laporan dari warga binaan yang hanyut terbawa arus sungai Desa Kombot, dirinya segera memerintahkan Babinsa Desa Kombot dan beberapa orang anggota lainnya untuk langsung meluncur ke lokasi kejadian.

“Untuk saat ini, Babinsa bersama pihak Kepolisian Polsek Pinolosian serta pemerintah desa tetap berkoordinasi dan terus melaksanakan pencarian korban Subu Paputungan,” ucap Pelda Syukur.

Dilain pihak, Kapolsek Pinolosian Iptu Budi Prasetyo mengatakan, pihaknya telah menemukan barang-barang yang diduga milik korban.

“Saat melaksanakan penyisiran disekitar sungai Desa Kombot kami menemukan barang barang milik korban berupa satu buah kemeja kotak kotak, satu buah jam dinding, satu buah sarung parang, satu buah senter, satu buah payung dan satu buah tas plastik warna putih yang berisi beras sekitar satu liter,” ujar Prasetyo.

“Barang barang tersebut kami temukan tidak jauh dari tempat korban Subu Paputungan melakukan penyeberangan saat hendak pergi maupun pulang dari Kebun miliknya,” tutur Prasetyo.

Diketahui, proses pencarian memakai metode sisir sungai. Pencarian digelar mulai dari titik hilang di sungai Desa Kombot hingga 500 meter ke arah barat sesuai aliran air. Meski demikian, petugas cukup kesulitan melakukan pencarian. Selain hari yang sudah mulai gelap, cuaca juga tidak bersahabat untuk pencarian korban Subu Paputungan.

Tim gabungan memberhentikan sementara pencarian dan akan melanjutkannya pada besok hari bersama Pemda dan BNPBD Rabu 19 Agustus 2020 sampai batas yang belum ditentukan. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini