Bantuan Bagi Korban Terdampak Banjir Bolsel Terus Mengalir

0
351
Foto: Bantuan yang dikumpulkan Pemuda Desa Buyat Bersatu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulaesi Utara (Sulut), telah diserahkan ke Palang Merah Indonesia Boltim, untuk disalurkan langsung ke Bolaang Mongondow Selatan.

Penulis: Sunadio Djubair

Tutuyan, – Penggalangan dana untuk korban bencana banjir bandang di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), terus mengalir. Perhatian berbagai kalangan dalam bentuk empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana tersebut begitu tinggi. Itu terlihat dari dari aksi yang diperagakan Pemuda Desa Buyat Bersatu, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Senin (3/8/2020).

Koordinator lapangan yang juga Ketua Pemuda Desa Buyat Dua, Iyas Modeong berujar, sejak Minggu 26 Juli sampai Selasa 28 Juli 2020, aksi penggalangan dana untuk Bolsel telah dilakukan.

“Pemdua Desa Buyat bersatu menggalang bantuan baju bekas layak pakai dari masyarakat Buyat bersatu. Bantuan baju yang terkumpul sebanyak 7 karung. Mulai dari laki-laki, wanita, sampai anak-anak,” ujar Modeong.

Ia menyebutkan, untuk uang yang didapat dari hasil penggalangan dana selama beberapa hari telah di belanjakan kebutuhan bahan pokok.

“Uang yang telah terkumpul dari hasil penggalangan dana selama 2 hari di jalan berjumlah 3.400.000 rupiah. Uang itu kami belanjakan kebutuhan bahan pokok, seperti makanan bayi, popok, roti, tikar, selimut, obat-obatan, serta bahan pokok dapur dan kebutuhan Lansia (lanjut usia,red),” beber Modeong.

Lanjutnya, asistensi yang terkumpul telah diserahkan ke Palang Merah Indonesia (PMI) Boltim untuk disalurkan langsung ke korban bencana.

“Bantuan yang kami kumpulkan telah diserahkan ke Palang Merah Indonesia Boltim, untuk disalurkan langsung ke Bolaang Mongondow Selatan pada hari Rabu 29 Juli 2020 di Markas PMI Boltim di Desa Togid,” ungkapnya.

Modeong mengajak, pemuda dan masyarakat tetap saling bergotong royong untuk meringankan beban korban bencana alam.

“Bolsel adalah saudara kita, tidak akan ada Boltim kalau tidak ada Bolsel. Begitupun sebaliknya, dan mungkin saat ini merekalah yang kita bantu akan tetapi nanti saat ada bencana kitalah yang akan menerima bantuan mereka, jadi mari kita saling bergotong royong dan saling membantu,” tandasnya.

Dikabarkan, bantuan sudah sampai dan tersalurkan di posko bantuan terpadu di Bolaang Mongondow Selatan pada tgl 1 Agustus 2020. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here