Alat Deteksi Tsunami Dipasang di Boltim, Landjar Apresiasi BMKG

0
673

Penulis: Sunadio Jubair

Tutuyan – Nada apresiasi disampaikan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Landjar, S.H. Ucapan terima kasih dan apresiasi itu ditujukan kepada pemerintah pusat melalui Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Utara (Sulut), terkait pemasangan warning receiver system (WRS) guna mendeteksi bencana gempa dan tsunami di Kabupaten Boltim.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boltim, Drs. Elfis H. Siagian, M.Si., mengatakan saat ini perangkat tersebut dalam pemasangan dan akan diset pengoprasiannya.

“Perangkat ini memang telah diusulkan oleh Pak Bupati ke Lembaga Pemerintah Non Kementerian, BMKG agar di Kabupaten Boltim dapat dipasang alat atau perangkat pendeteksi gempa dan tsunami. Mengingat Boltim sebagian besar adalah wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan laut Maluku yang merupakan daerah lintasan lempengan gempa. Berdasarkan usulan Pak Bupati ini, kemudian kami dari BPBD Boltim, melakukan follow up dan koordinasi ke BMKG,” terang Siagian, Kamis (16/7/2020).

“Dan alhamdulillah, alat saat ini sedang dipasang dan diseting untuk dioprasikan. Ke depan alat ini akan kami koordinasikan dengan Dinas Kominfo (Komunikasi dan Informatika) untuk pemanfaatannya, menginggat apabilah terjadi bencana gempa yang berpotensi tsunami, informasi terkait dengan keadaan tersebut segera dan cepat terinformasi ke masyarakat,” sabungnya.

Kepala Seksi (Kasi) Data BMKG Sulut, Edwar Hendry Mengko, S.T., menambahkan bahwa alat warning receiver sistem ini adalah perangkat generasi terbaru dari perangkat-perangkat yang sudah ada sebelumnya. Untuk pemasangan alat tersebut, di Sulawesi Utara (Sulut), hanya ada lima wilayah. Di kepulauan ada 3, Talaud, Sangihe, dan Sitaro.

“Sementara untuk BMR (Bolaang Mongondow Raya) sendiri hanya ada dua wilayah yaitu Bolsel dan Boltim,” beber Mengko.

Dijelaskan, perangkat warning receiver system new generation ini adalah perangkat informasi gempa bumi real time yang merupakan terobosan baru BMKG dalam penyebarluasan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami, yang memberikan informasi gempa secara lebih cepat karena bersifat ‘real time’ otomatis dari BMKG.

“Dengan perangkat ini tentunya dapat memastikan stakeholder, khususnya pemangku kebencanaan dapat mengambil langkah cepat dalam penanganan bencana sehingga memberikan manfaat nyata dalam menyelamatkan masyarakat dari bencana,” tuntasnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini