Agus Fatoni Lantik Pengurus MAPPILU-PWI se- Sulut

0
327

Penulis : Sunadio Djubair

Manado –  Pengurus Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu Persatuan Wartawan Indonesia (MAPPILU-PWI) Kabupaten dan Kota se- Sulawesi Utara (Sulut) masa bakti 2020-2025 resmi dilantik, Rabu (4/10/2020).

Dilantik langsung Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Sulut, Agus Fatoni, pelantikan yang digelar di Kantor Gubernur Sulut itu terlihat menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Fatoni dalam sambutannya mengapresiasi inovasi yang dilakukan PWI dengan melibatkan diri secara langsung pada momen Pemilihan Umum (Pemilu). Itu karena, Pemilu adalah tanggungjawab bersama.

“Apresiasi kepada Mappilu-PWI yang secara aktif ikut mengawasi penyelenggaraan Pemilu dalam hal ini Pilkada di Provinsi Sulut,” katanya.

Ia berharap, pasca dilantik, Mappilu-PWI Sulut bisa benar-benar melibatkan diri secara aktif dalam melakukan pemantauan penyelenggaraan Pilkada Sulut,” ujarnya.

Menurutnya, pilkada saat ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena dilaksanakan pada pandemi Covid-19. Olehnya, Fatoni mengajak semua pihak belajar bagaimana menyesuaikan dengan protokol kesehatan.

“Mari tetap menyosialisasikan dan menerapkan protokol kesehatan dengan 3M+1, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan,” ajaknya.

Diketahui, kegiatan pelantikan ini digelar berdasarkan Surat Keputusan MAPPILU-PWI Provinsi Sulut yang menetapkan Susunan Pengurus MAPPILU PWI di 10 Kabupaten Kota.
Pengurus kabupaten/kota yang dilantik diantaranya Minahasa, Manado, Tomohon, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Timur, Kotamobagu, Kepulauan Sangihe, Bitung, Minahasa Utara, dan Minahasa Selatan.

Sementara itu, Ketua MAPPILU – PWI Sulut Jimmy Senduk dalam sambutannya berharap, setiap pengurus yang dilantik bisa menjaga Independensi selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 berlangsung.

“Pada Pilkada 2020 kali ini saya sangat berharap teman-teman wartawan, khususnya yang tergabung dalam Mappilu-PWI Sulut untuk bisa menjaga independensi. Mari kita sama-sama kawal Pilkada Sulut, dan fokus pada kerja-kerja pemantauan,” ucapnya.

Ia menambahkan, dirinya sangat paham dengan dinamika kerja wartawan yang sehari-sehari meliput kegiatan politik atau bahkan menjalin relasi yang cukup dengan politisi atau pasangan calon.

“Tapi, mulai hari ini, kita harus bisa membatasi diri. Tak perlu lagi dilema, bekerjalah dengan profesional,” ajaknya.

Ia juga berharap, para pengurus kabupaten/kota untuk segera menjalin komunikasi dengan lembaga-lembaga penyelenggara pemilu di tempat masing-masing.

“Sepulangnya dari sini, saya berharap, para pengurus langsung berkoordinasi dengan KPU (Komisi Pemilihan Umum,red) dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu, red) di kota dan kabupaten,” pungkasnya.
(*)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini